Peringatkan Iran, AS Kirim 2 Pesawat Pengebom B-52 ke Timur Tengah

Kompas.com - 08/03/2021, 13:00 WIB
Pesawat pengebom B-52 milik Amerika Serikat (AS) dikirim ke Timur Tengah oleh Komando Pusat AS  pada Minggu (17/1/2021). TWITTER @CENTCOMPesawat pengebom B-52 milik Amerika Serikat (AS) dikirim ke Timur Tengah oleh Komando Pusat AS pada Minggu (17/1/2021).

TEHERAN, KOMPAS.com – Dua pesawat pengebom milik Amerika Serikat (AS) B-52 Stratofortress dilaporkan terbang di kawasan Timur Tengah pada Minggu (7/3/2021).

Melansir New York Post, misi tersebut bertujuan untuk memperingatkan Iran di tengah ketegangan antara Washington dan Teheran.

Komando Pusat AS mengatakan, dua B-52 tersebut terbang di atas Timur Tengah ditemani beberapa pesawat militer dari beberapa negara termasuk Israel, Arab Saudi, dan Qatar.

Penerbangan dua pesawat yang mampu membawa senjata nuklir itu menandai misi kedua pengerahan pesawat pengebom di bawah pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Baca juga: Pesawat Pengebom China Masuki Wilayah Taiwan, Taipei Siagakan Rudalnya

Data pelacakan penerbangan menunjukkan, dua B-52 itu lepas landas dari Pangkalan Udara Minot di North Dakota sebagaimana dilansir Global News.

Lokasi lepas landas kedua pesawat pengebom itu tidak disebutkan oleh Komando Pusat AS dalam pernyataannya.

Namun, melalui akun Twitter-nya, Komando Pusat AS mengunggah serangkaian foto yang menunjukkan persiapan lepas landas B-52 di sebuah pangkalan udara.

Militer AS tidak secara langsung menyebut Iran dalam pernyataannya.

Baca juga: AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

Namun, milter AS menyatakan penerbangan itu dilakukan untuk mencegah agresi dan meyakinkan mitra sekaligus sekutu AS tentang komitmen Washington terhadap keamanan di wilayah tersebut.

Pengiriman B-52 di Timur Tengah merupakan hal biasa pada bulan-bulan terakhir pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kengerian Covid-19 di India, Pasangan Pengantin Baru Dikremasi Bersama Ratusan Korban Meninggal Lain

Kengerian Covid-19 di India, Pasangan Pengantin Baru Dikremasi Bersama Ratusan Korban Meninggal Lain

Global
Covid-19 Singapura Kembali Merebak, 1.200 Pekerja Asing Dikarantina

Covid-19 Singapura Kembali Merebak, 1.200 Pekerja Asing Dikarantina

Global
Tak Mampu Beli Masker, Pria Ini Pakai Sarang Burung di Mulut dan Hidung

Tak Mampu Beli Masker, Pria Ini Pakai Sarang Burung di Mulut dan Hidung

Global
8 Catatan Sejarah dari Secangkir Kopi, dari Ethiopia hingga Eropa

8 Catatan Sejarah dari Secangkir Kopi, dari Ethiopia hingga Eropa

Internasional
Pembelot Korea Utara Ini Takut Dipotong-potong oleh Kim Jong Un

Pembelot Korea Utara Ini Takut Dipotong-potong oleh Kim Jong Un

Global
Retno Marsudi dan Menlu Jepang Sepakat, Krisis Myanmar Harus Diakhiri

Retno Marsudi dan Menlu Jepang Sepakat, Krisis Myanmar Harus Diakhiri

Global
Rumah Sakit di India Terbakar, 13 Pasien Covid-19 Tewas

Rumah Sakit di India Terbakar, 13 Pasien Covid-19 Tewas

Global
Memanas Lagi, Ceko Usir 63 Diplomat Rusia

Memanas Lagi, Ceko Usir 63 Diplomat Rusia

Global
KRI Nanggala-402 Hilang, Menhan AS Bakal Berbicara dengan Prabowo Subianto

KRI Nanggala-402 Hilang, Menhan AS Bakal Berbicara dengan Prabowo Subianto

Global
Istri Polisi Thailand Pamer di TikTok Naik Helikopter Kepolisian, Suami Diturunkan Pangkatnya

Istri Polisi Thailand Pamer di TikTok Naik Helikopter Kepolisian, Suami Diturunkan Pangkatnya

Global
Korban Meninggal Covid-19 di India Diduga 10 Kali Lipat Lebih Tinggi, Ini Alasannya...

Korban Meninggal Covid-19 di India Diduga 10 Kali Lipat Lebih Tinggi, Ini Alasannya...

Global
Berikut Kapasitas Kapal Selam di Kawasan Asia Tenggara

Berikut Kapasitas Kapal Selam di Kawasan Asia Tenggara

Global
Corona di India Memburuk, Infrastruktur Kesehatan Runtuh, Oksigen dan Tempat Tidur Habis

Corona di India Memburuk, Infrastruktur Kesehatan Runtuh, Oksigen dan Tempat Tidur Habis

Global
Kanada Larang Penerbangan dari India karena Kasus Covid-19 Makin Parah

Kanada Larang Penerbangan dari India karena Kasus Covid-19 Makin Parah

Global
Corona di India Memburuk, Banyak Pasien Kini Berusia Muda

Corona di India Memburuk, Banyak Pasien Kini Berusia Muda

Global
komentar
Close Ads X