Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Kompas.com - 25/02/2021, 00:02 WIB
Noor Inayat Khan, wanita Muslim India keturunan Sultan Tipu, yang menjadi mata-mata Inggris dalam Perang Dunia II  dan dibunuh oleh Nazi. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsNoor Inayat Khan, wanita Muslim India keturunan Sultan Tipu, yang menjadi mata-mata Inggris dalam Perang Dunia II dan dibunuh oleh Nazi. [Via Wikimedia Commons]

KOMPAS.com - Noor Inayat Khan adalah mata-mata Inggris selama Perang Dunia II. Ia seorang wanita keturunan penguasa Muslim abad ke-18, Sultan Tipu dari Mysore, yang tewas di tangan Nazi.

Khan, namanya mungkin tidak terlalu familier di telinga dan peran apa yang telah ia jalankan bersama Inggris, negara yang telah mencengkeram tanah leluhurnya.

Mungkin wajar, karena nama dan jejaknya sempat tidak disebutkan selama beberapa dekade, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada 28 Oktober 2020.

Sosok Khan terungkap turut berperan dalam perjuangan Eropa melawan Nazi, setelah Shrabani Basu, wanita kelahiran Kolkata, India menulis dan merilis buku biografi Khan, "Spy Princess, pada 2006.

Kini, nama Khan telah dihargai lebih pantas.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Harriet Tubman, Pembebas Perbudakan dan Mata-mata Brilian Kulit Hitam

Pada 2020, Inggris telah menganugerahi Khan Plakat Biru, sebuah penghormatan atas pengorbanannya sebagai Pemimpin Operasi Khusus (SOE) di Perancis.

Sebelumnya, pada 2014, sebuah perangko dikeluarkan untuk menghormatinya.

Pada 2012, patung Khan diresmikan di London oleh Putri Anne untuk menghormati kepahlawanannya dalam perang.

Khan secara anumerta telah dianugerahi George Cross, penghargaan sipil tertinggi Inggris, pada 1949.

Pada 1946 mendpatkan Croix de Guerre Perancis, penghargaan militer yang diberikan oleh Perancis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Global
Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Global
Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Global
Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Global
komentar
Close Ads X