Tim Ahli WHO: Covid-19 di Wuhan Jauh Lebih Luas daripada yang Diperkirakan

Kompas.com - 15/02/2021, 18:27 WIB
Sejumlah tim berisi pakar internasional yang diutus Badan Kesehatan Dunia (WHO) meninggalkan pusat karantina di Wuhan, China, pada Kamis, 28 Januari 2021. Mereka akan segera menggelar penyelidikan untuk mengungkap asal usul Covid-19. AFP PHOTO/HECTOR RETAMALSejumlah tim berisi pakar internasional yang diutus Badan Kesehatan Dunia (WHO) meninggalkan pusat karantina di Wuhan, China, pada Kamis, 28 Januari 2021. Mereka akan segera menggelar penyelidikan untuk mengungkap asal usul Covid-19.

JENEWA, KOMPAS.com – Tim ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan sinyal bahwa Covid-19 yang pertama kali muncul di Wuhan, China, pada 2019 sebenarnya jauh lebih luas daripada yang diperkirakan.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu tim ahli dari WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19 di Wuhan beberapa waktu lalu, Peter Ben Embarek, kepada CNN.

Embarek mengatakan, pihaknya mendesak untuk mendapatkan akses terhadap ratusan ribu sampel darah di Wuhan. Namun, otoritas China sejauh ini belum mengizinkan permintaan itu.

Embarek mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara bahwa upaya penyelidikan tersebut telah menemukan beberapa tanda penyebaran Covid-19 pada 2019 yang lebih luas.

Baca juga: Diliputi Rasa Frustrasi, Ahli WHO dan AS Minta Lebih Banyak Data dari China

Dia juga menyebut ada lebih dari selusin strain virus yang sudah ada di Wuhan pada Desember 2019 sebagaimana dilansir dari 9News, Senin (15/2/2021).

Tim tersebut juga memiliki kesempatan untuk berbicara dengan pasien pertama yang menurut pejabat China telah terinfeksi tanpa catatan riwayat perjalanan. Dia dilaporkan terinfeksi pada 8 Desember 2019.

Keterlambatan data yang lebih rinci yang dikumpulkan oleh tim dari WHO itu dapat menambah kekhawatiran para ilmuwan lain yang meneliti asal-susul Covid-19.

Pasalnya, para ilmuwan khawatir jika penyakit tersebut kemungkinan telah menyebar di China jauh sebelum kemunculan resminya yang pertama pada pertengahan Desember 2019.

Baca juga: Tim Investigasi WHO Kisahkan Bagaimana Pakar di China Tolak Serahkan Data Penting

"Virus itu telah beredar luas di Wuhan pada Desember (2019), yang merupakan temuan baru," ujar Embarek kepada CNN.

Dia menambahkan, tim telah diberikan catatan 174 kasus virus corona di sekitar Wuhan pada Desember 2019 oleh para ilmuwan China.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Sumber 9News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unik, Alat Tes Covid-19 untuk Anak-anak Ini Berbentuk Lolipop

Unik, Alat Tes Covid-19 untuk Anak-anak Ini Berbentuk Lolipop

Global
Gadis Ini Jadi Korban Ledakan Bom Afghanistan: Mungkin Mereka Tak Ingin Kami Sekolah

Gadis Ini Jadi Korban Ledakan Bom Afghanistan: Mungkin Mereka Tak Ingin Kami Sekolah

Global
Penyair Myanmar Tewas Setelah Ditangkap Junta, Organ Dalam Tubuhnya Hilang

Penyair Myanmar Tewas Setelah Ditangkap Junta, Organ Dalam Tubuhnya Hilang

Global
Tak Sadar Jilati Ubur-ubur Beracun, Pria Ini Beruntung Lolos dari Maut

Tak Sadar Jilati Ubur-ubur Beracun, Pria Ini Beruntung Lolos dari Maut

Global
Sejarah yang Terlupakan dari Tenggelamnya Kapal Titanic, 6 Penumpang Tionghoa Selamat

Sejarah yang Terlupakan dari Tenggelamnya Kapal Titanic, 6 Penumpang Tionghoa Selamat

Global
Inspirasi Energi: Mengapa Minyak Bumi Tidak Dapat Diperbarui

Inspirasi Energi: Mengapa Minyak Bumi Tidak Dapat Diperbarui

Global
UPDATE: Penusukan di Supermarket Selandia Baru Lukai 4 Orang

UPDATE: Penusukan di Supermarket Selandia Baru Lukai 4 Orang

Global
Penusukan di Supermarket Selandia Baru, Korban Luka 5 Orang, 3 Kritis

Penusukan di Supermarket Selandia Baru, Korban Luka 5 Orang, 3 Kritis

Global
100 Hari Kudeta Myanmar: Rangkuman Peristiwa dan Perkembangan Terkini

100 Hari Kudeta Myanmar: Rangkuman Peristiwa dan Perkembangan Terkini

Global
Warga Palestina Digusur dari Yerusalem, Jalur Gaza Luncurkan 3 Roket ke Israel

Warga Palestina Digusur dari Yerusalem, Jalur Gaza Luncurkan 3 Roket ke Israel

Global
Bayar untuk Wisata, Sekelompok Lansia Ini Malah Dibawa ke Pemakaman

Bayar untuk Wisata, Sekelompok Lansia Ini Malah Dibawa ke Pemakaman

Global
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Israel dan Korea Selatan Bakal Jalin Perdagangan Bebas

Israel dan Korea Selatan Bakal Jalin Perdagangan Bebas

Global
Sepupu Ratu Elizabeth II Tawarkan Investor Akses ke Kremlin demi Keuntungan Pribadi

Sepupu Ratu Elizabeth II Tawarkan Investor Akses ke Kremlin demi Keuntungan Pribadi

Global
Wanita Ini Jatuh Saat Menari di Tepi Balkon Lantai 25, Penghuni Apartemen Buru-buru Pindah

Wanita Ini Jatuh Saat Menari di Tepi Balkon Lantai 25, Penghuni Apartemen Buru-buru Pindah

Global
komentar
Close Ads X