Beberapa Jam Menuju Sidang Kedua Pemakzulan Trump, Berikut Kronologinya

Kompas.com - 09/02/2021, 16:02 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021). AP PHOTO/BRYNN ANDERSONPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Persidangan pemakzulan kedua Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dimulai Selasa (9/2/2021).

Proses ini memaksa Senat memutuskan apakah akan menghukumnya atas hasutan pemberontakan, setelah massa pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS pada 6 Januari.

Insiden tersebut kemudian membuatnya “dibungkam” dari berbagai media sosial yang kerap disebut digunakannya sebagai “megaphone” online bagi pengikutnya.

Namun hanya selang beberapa jam sidang pemakzulan keduanya berlangsung, Trump sudah kembali berkicau di Twitternya. Kicauan pertamanya langsung mengomentari proses hukum yang dituduhkan padanya.

Di Senat, Partai Demokrat masih berharap mendapatkan setidaknya beberapa suara Senat Republik. Sementara sejumlah pihak menilai sang mantan Presiden kemungkinan besar akan kembali dibebaskan dari hukuman.

Partai yang kini mendominasi Parlemen AS itu, berusaha mengaitkan tindakan Trump dengan deskripsi yang jelas terkait kekerasan. Di mana insiden 6 Januari jelas mengakibatkan lima kematian, dan mendesak anggota parlemen melarikan diri mencari perlindungan.

DPR memakzulkan Trump pada 13 Januari, satu minggu kemudian.

Pengacara Trump berdalih persidangan tidak boleh diadakan sama sekali. Pasalnya Trump sekarang sudah menjadi warga biasa. Dia juga disebut tidak menghasut kekerasan, ketika dia mengatakan kepada pendukungnya untuk "berjuang mati-matian" membatalkan kekalahannya.

Baca juga: Donald Trump Muncul Lagi di Media Sosial dengan Bawa Pernyataan Ini...

Melansir Business Insider berikut ini informasi awal sidang pemakzulan kedua Presiden AS ke-45, Selasa (9/2/2021).

Bagaimana sidang dilakukan?

Sebagaimana diatur oleh Konstitusi AS, DPR memberikan suara untuk memakzulkan. Senat kemudian mengadakan persidangan atas dakwaan. Dua pertiga dari Senator yang hadir dapat memvonis hukuman.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

Global
Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Global
Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Global
Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Global
Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Global
POPULER GLOBAL: Mandi Massal 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

POPULER GLOBAL: Mandi Massal "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

Global
Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Global
Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Global
Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Global
Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Global
Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Global
Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Global
Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India

Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India

Global
Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Global
UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

Global
komentar
Close Ads X