Perbudakan Seks Terbongkar, Gadis-gadis Dibius dan Dipaksa Jadi PSK

Kompas.com - 05/02/2021, 16:56 WIB
Ilustrasi pekerja seks komersil ShutterstockIlustrasi pekerja seks komersil

BRISBANE, KOMPAS.com - Seorang pria dan wanita di Australia pada Jumat (5/2/2021) didakwa telah membius beberapa gadis, dan memaksa mereka jadi PSK.

Tuduhan polisi menyebutkan, gadis-gadis berusia 17 tahun ditato sebagai properti dan diperbudak untuk melayani lelaki hidung belang.

Seorang pria Brisbane berusia 35 tahun dituding membius setidaknya empat korban.

Baca juga: Seorang Perempuan Berikan Seks Oral ke Pencuri hingga Polisi Tiba

Kaki tangannya adalah seorang wanita yang dicurigai menghadapi banyak dakwaan, terkait prostitusi yang melanggar hukum.

Polisi mengatakan, penggerebekan di dua properti pinggiran selatan Brisbane menemukan empat korban perempuan.

Pihak berwenang yakin masih ada beberapa korban lainnya yang belum ditemukan.

Baca juga: Meraba-raba Ibu Pacarnya Saat Tidur, Pria Ini Dijebloskan ke Penjara

"Investigasi masih berlangsung, tetapi gadis-gadis itu sekarang aman berkat informasi dari masyarakat dan kerja keras petugas kami," kata Inspektur Detektif Kepolisian Queensland, Juliet Hancock, dikutip dari AFP.

"Kami yakin ada korban-korban lain yang sudah dieksploitasi oleh pria itu, dan saya mendorong mereka untuk melapor serta menghubungi polisi," lanjutnya.

Bukti perbudakan seks, prostitusi di luar hukum, dan rekaman rahasia para korban yang melakukan hubungan seks dengan pria juga ditemukan dalam penggerebekan.

Hancock menerangkan ke tv nasional ABC, bahwa polisi dikejutkan dengan bukti-bukti kejahatan tersebut.

"Investigasi ini jadi mengejutkan ketika Anda dihadapkan dengan aspek-aspek itu, gadis muda yang rentan direkrut, dibius, dilacurkan dan ditato, itu cukup menghebohkan," ungkapnya.

Baca juga: Adnan Oktar alias Harun Yahya, Pendakwah yang Dituduh Punya Budak Seks dan Kini Divonis 1.075 Tahun Penjara


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X