Seorang Perempuan Berikan Seks Oral ke Pencuri hingga Polisi Tiba

Kompas.com - 28/01/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi pencuri rumah. Ilustrasi pencuri rumah.

BRATISLAVA, KOMPAS.com - Kejadian unik terjadi di Slovakia, di mana seorang perempuan memberikan seks oral ke pencuri hingga polisi tiba.

Harian setempat mengabarkan, peristiwa itu berawal ketika si pelaku datang ke sebuah SPBU dan mengancam untuk membunuh pegawainya.

Baca juga: Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Si pegawai diminta membuka mesin kasir supaya si pelaku bisa menguras uangnya, dan memukul korban beberapa kali, dalam insiden Selasa malam (26/1/2021).

Setelah memberikan semua uang di mesin kasir, si karyawan berusaha kabur lewat pintu belakang dan menelepon polisi.

Si pencuri kemudian bergerak ke kantor dan berusaha untuk mengambil lebih banyak uang di lemari besi SPBU.

Di saat itulah, seorang perempuan datang dan langsung memberikan seks oral kepada pelaku hingga polisi datang ke tempat kejadian.

Kepada media Slovakia TV JOJ, polisi menuturkan mereka menemukan keduanya di kantor dalam keadaan setengah telanjang.

"Saya sudah tidak berurusan dengannya lagi," tutur si perempuan. Penegak hukum dengan mudah meringkus dan menahannya.

Dilansir Noviny SK via Daily Star Kamis (28/1/2021), wanita itu adalah warga negara Ceko dan diperkirakan berusia 36 tahun.

Tidak dijelaskan apa motif dari perempuan tersebut sampai berusaha menahan si pelaku hingga aparat datang.

Baca juga: Oral Seks dengan Anak Laki-laki, Sang Dosen itu Pun Dipecat...


Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Global
5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

Internasional
Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Global
Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi 'Jutawan' di Venezuela

Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi "Jutawan" di Venezuela

Global
Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Global
komentar
Close Ads X