Setelah Kepedasan Makan Samyang, Pria London Ini Alami Tuli 2 Hari

Kompas.com - 24/01/2021, 20:41 WIB
ilustrasi mie instan ilustrasi mie instan

LONDON, KOMPAS.com - Banyak orang tertantang makan mi instan superpedas yang terkenal asal Korea, tetapi banyak orang juga yang akhirnya tidak tahan dengan pedasnya.

Di antara mereka adalah influencer yang membuat konten ulasan video yang tak jarang mendorong rasa penasaran para penontotnnya.

Salah satu yang terpengaruh mencobanya adalah Reemul, seorang warga London yang membeli makanan pedas itu di Amazon.

Baca juga: Makan 2 Pangsit Saat Kencan, Perempuan Ini Ditagih 2 Kali Lipat oleh Pacarnya

Dia membagikan pengalamannya di media sosial dan bercerita bahwa telinganya mengalami tuli sebagian selama dua hari setelah dia merasakan kepedasan karena sebungkus Samyang, mi pedas Korea.

Dia mengungkapkan, mi itu terasa seperti "lava yang menetes ke perutnya", seperti yang dilansir World of Buzz pada Sabtu (16/1/2021). 

Baca juga: Mengira Warung, Keluarga Ini Rupanya Makan di Rumah Orang

Rasa penasarannya membuncah ketika ia melihat Matt Stonie, seorang YouTuber dan hobi makan banyak asal Amerika, yang memakan Samyang 15 bungkus di channel-nya.

Pria London itu mengatakan, padahal makanan pedas sudah familiar baginya sejak usia dini.

Namun, pedasnya mi instan Korea itu sudah tidak bisa ditoleransi oleh tubuhnya. Bahkan, ia menggambarkan pedasnya seperti api neraka.

Baca juga: Pemuda Ini Berhasil Turunkan Berat Badan dengan Makan Ikan Bakar Tiap Hari

"Gigi saya terasa mati rasa, dan tenggorokan saya menutup saat lava (mi) menetes ke perut saya," ungkapnya.

"Tidak ingin menyerah di suapan pertama, aku makan lagi dan lagi, mencoba menahan rasa sakit," lanjutnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Global
Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Global
Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Internasional
Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Global
Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Internasional
China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

Global
Sejarah Penetapan Zona Waktu di Dunia hingga Usulan Penghapusannya

Sejarah Penetapan Zona Waktu di Dunia hingga Usulan Penghapusannya

Internasional
Dinyatakan Mati, Seorang Pengendara Motor Hidup Sebelum Dibedah

Dinyatakan Mati, Seorang Pengendara Motor Hidup Sebelum Dibedah

Internasional
Sebelum Ditembak Mati dalam Demo Myanmar, Angel Ingin Sumbangkan Organ Tubuh

Sebelum Ditembak Mati dalam Demo Myanmar, Angel Ingin Sumbangkan Organ Tubuh

Global
Kematian Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Picu Amarah Publik

Kematian Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Picu Amarah Publik

Internasional
Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Internasional
3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

Global
Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Global
Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Internasional
Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Internasional
komentar
Close Ads X