AS Tegaskan Dukungan kepada Jepang atas Kepulauan Senkaku

Kompas.com - 24/01/2021, 20:33 WIB
Pulau Senkaku atau dikenal dengan nama Diayou di China menjadi sumber sengketa angtara Jepang dan China. AFPPulau Senkaku atau dikenal dengan nama Diayou di China menjadi sumber sengketa angtara Jepang dan China.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat ( AS) yang baru, Lloyd Austin, menelepon Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi pada Minggu (24/1/2021).

Dalam percakapan telepon tersebut, Austin menegaskan komitmen AS mendukung Jepang mengenai kepulauan kecil di Laut China Timur yang menjadi sengketa dengan China.

Saking menjadi sengketanya, baik Jepang dan China memberikan kepulauan tersebut nama sendiri sebagaimana dilansir dari Reuters.

Baca juga: Fenomena Salju Efek Laut Melanda Asia, Timbulkan Cuaca Ekstrem hingga Makan Korban di Jepang

Jepang menyebut kepulauan itu sebagai Kepulauan Senkaku. Sedangkan China menamakan pulau-pulau kecil itu sebagai Kepulauan Diaoyu.

Austin dan Kishi membenarkan Pasal 5 dari perjanjian keamanan AS-Jepang yang menetapkan kewajiban pertahanan AS kepada Jepang, mencakup Kepulauan Senkaku, lapor kantor berita Jiji.

Kedua menteri pertahanan itu juga menegaskan kembali tentangan mereka terhadap tindakan sepihak yang akan merusak hak Jepang untuk mengelola kepulauan itu, lapor Jiji.

Baca juga: Tabrakan Beruntun 134 Mobil di Tol Jepang, Angin Kencang 100 Km Per Jam dan Salju Lebat

Jepang menjadi semakin prihatin tentang meningkatnya aktivitas China di Laut China Timur.

Awal tahun ini, kapal-kapal China juga dilaporkan memasuki wilayah perairan di Kepulauan Senkaku tersebut.

Percakapan via telepon tersebut menandai pembicaraan tingkat menteri pertama antara Tokyo dan Washington sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada Rabu (20/1/2021).

Baca juga: 200 Orang dan 134 Mobil Kecelakaan Beruntun di Jepang, 1 Tewas

Austin, yang merupakan pensiunan Jenderal Angkatan Darat AS, membuat sejarah pada Jumat (22/1/2021) sebagai pria kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan AS.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Jepang tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar mengenai percakapan telepon tersebut.

Komando Indo-Pasifik AS (USPACOM) mengatakan pada Minggu bahwa gugus tempur dari Angkatan Laut AS memasuki Laut China Selatan pada Sabtu (23/1/2021).

Itu merupakan hari yang sama di mana Taiwan melaporkan pesawat pengebom dan jet tempur China memasuki zona identifikasi pertahanan udara Taiwan di dekat Kepulauan Pratas.

Baca juga: Kecelakaan Fatal Terjadi di Jepang 130 Kendaraan Saling Bertabrakan


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X