Alasan Keamanan, Latihan Pelantikan Joe Biden Pun Harus Ditunda

Kompas.com - 15/01/2021, 13:11 WIB
Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden memberi komentar mengenai protes yang terjadi di dalam dan di sekiat US Capitol di Washington saat Kongres Amerika Serikat mengadakan sesi gabungan untuk mengesahkan hasil pemilihan 2020, dalam sebuah konferensi pers di kantor transisi di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka. ANTARA FOTO/REUTERS/KEVIN LAMARQPresiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden memberi komentar mengenai protes yang terjadi di dalam dan di sekiat US Capitol di Washington saat Kongres Amerika Serikat mengadakan sesi gabungan untuk mengesahkan hasil pemilihan 2020, dalam sebuah konferensi pers di kantor transisi di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Latihan pelantikan Presiden Amerika Serikat ( AS) terpilih Joe Biden yang dijadwalkan pada Minggu (17/1/2021) ditunda karena masalah keamanan.

Kabar tersebut diwartakan oleh media yang berbasis di Virginia, AS, Politico, pada Kamis (14/1/2021) malam, mengutip dua sumber yang mengetahui keputusan tersebut.

Kendati demikian, latihan pelantikan Biden tetap digelar dan akan diundur pelaksanaannya menjadi Senin (18/1/2021).

Baca juga: Mike Pence Berjanji Pelantikan Joe Biden Aman dan Sejarah Amerika Dijunjung Kembali

Pelantikan Biden menjadi Presiden AS akan dilaksanakan pada 20 Januari mendatang sebagaimana dilansir dari Reuters.

Tim Biden juga membatalkan rencana perjalanan Biden menggunakan kereta Amtrak dari Wilmington, Delaware, ke Washington DC pada hari pelantikan karena masalah keamanan.

Saat dimintai tanggapan dari Reuters mengenai pengunduran jadwal latihan pelantikan tersebut, komite pelantikan presiden menolak mengomentarinya.

Baca juga: Biden Usulkan Kucurkan Dana Rp 26.710 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi AS

Sebelumnya, Direktur Biro Investigasi Federal ( FBI) Christopher Wray mengatakan bahwa FBI sedang mencari pihak yang mungkin dapat mengancam keamanan pelantikan.

Biasanya, pelantikan presiden AS dihadiri oleh ratusan ribu orang di Washington DC untuk merayakannya.

Namun, karena pandemi virus corona, kunjungan ke Washington DC dan jumlah orang yang menghadiri acara pelantikan presiden dikurangi secara drastis.

Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Korea Utara Pamer Rudal Balistik untuk Unjuk Kekuatan

Sejumlah pejabat juga telah memperingatkan adanya rencana protes yang akan berlangsung di Washington DC dan di 50 negara bagian.

Mereka khawatir aksi tersebut berpotensi pecah menjadi kerusuhan dan kericuhan.

Peringatan itu menyusul aksi penyerbuan di Gedung Capitol oleh pendukung Presiden AS Donald Trump pekan lalu.

Baca juga: Mahathir Yakini Pemerintahan Joe Biden Akan Akhiri Perang Dagang Konyol dengan China

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Global
Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Internasional
komentar
Close Ads X