Karena Perbuatan Anaknya, Pria yang Bawa Bendera Konfederasi di Demo Capitol Ditangkap

Kompas.com - 15/01/2021, 10:55 WIB
Seorang pendukung Presiden Donald Trump membawa bendera Konfederasi di lantai dua US Capitol di dekat jalan masuk ke Senat setelah menembus pertahanan keamanan, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka. ANTARA FOTO/REUTERS/MIKE THEILERSeorang pendukung Presiden Donald Trump membawa bendera Konfederasi di lantai dua US Capitol di dekat jalan masuk ke Senat setelah menembus pertahanan keamanan, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pria yang membawa bendera Konfederasi dalam demonstrasi di Gedung Capitol, AS, diidentifikasi dan ditangkap.

Foto Kevin Seefried yang berasal dari Delaware langsung viral, buntut kerusuhan yang terjadi pada 6 Januari.

Seefried langsung dilacak Badan Penyelidik Federal (FBI) setelah anaknya, Hunter, membual bagaimana mereka berdua bisa terlibat.

Baca juga: Ikut Kerusuhan Gedung Capitol, 2 Polisi Ini Akhirnya Diringkus

Jaksa penuntut menyatakan, keduanya bagian dari massa yang mengonfrontasi Kepolisian Capitol, dan masuk lewat kaca yang pecah.

Keduanya dicekal dengan tuduhan masuk bangunan terlarang tanpa izin, merendahkan gedung pemerintah, dan berbuat tak pantas di Capitol.

Berdasarkan dokumen pengadilan, ayah dan anak itu mengaku perbuatannya saat menyerahkan diri ke FBI pada Selasa (12/1/2021).

Bendera Konfederasi yang dikibarkan Seefried dalam kerusuhan itu dianggap sebagai simbol, seperti dikutip Sky News Kamis (14/1/2021).

Sebabnya, bendera itu adalah bentuk upaya Konfederasi untuk mengembalikan lagi perbudakan saat Perang Saudara.

Direktur FBI Christopher Wray mengatakan, pihaknya sudah menangkap 100 orang berkaitan dengan kerusuhan pekan lalu.

Baca juga: Siaga 24 Jam, Gedung Capitol Berubah Jadi “Barak” Garda Nasional AS

Wray menuturkan, kini mereka bersiap terhadap potensi kericuhan saat Joe Biden dilantik pada 20 Januari.

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangeran Philip Dimakamkan pada 17 April, Ini Rencana Prosesinya

Pangeran Philip Dimakamkan pada 17 April, Ini Rencana Prosesinya

Global
Letak Geografis Amerika Serikat dan Fakta Menariknya

Letak Geografis Amerika Serikat dan Fakta Menariknya

Internasional
Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Global
Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Global
31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

Internasional
[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

Global
Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Global
Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Global
Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus 'Pengkhianatan Tinggi'

Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus "Pengkhianatan Tinggi"

Global
Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Global
Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Global
Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
komentar
Close Ads X