Arab Saudi Yakin Relasi dengan AS di Bawah Kepemimpinan Biden Bakal "Bersahabat"

Kompas.com - 22/11/2020, 22:19 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat foto bersama dengan pemimpin lainnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019). ANTARA FOTO/Reuters/KEVIN LAMARQUEPresiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat foto bersama dengan pemimpin lainnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019).

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi meyakini, relasi bilateral dengan AS tak banyak mengalami perubahan meski nantinya Joe Biden menjadi presiden.

Saudi, yang merupakan sekutu utama Presiden Donald Trump di Timur Tengah sebelumnya sempat khawatir dengan kemenangan Biden di Pilpres AS 3 November lalu.

Sebabnya, mantan Senator Delaware itu sempat mengutarakan ancaman bakal menjadikan Saudi sebagai "negara pariah" menyusul dugaan pelanggaran HAM.

Baca juga: Aktivis Perempuan Arab Saudi Banyak yang Dilecehkan, Disiksa dan Meninggal di Tahanan

Namun Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Adel al-Jubeir dalam wawancaranya dengan CNN berujar, mereka menganggap Presiden AS sebagai teman.

"Apakah dia dari Partai Republik atau Demokrat, kami menganggap Presiden AS sebagai teman," kata al-Jubeir dalam wawancara yang dirilis di akhir pekan.

Dia menuturkan pengalaman politik Biden begitu kaya, mengingat dia menjadi Senator Delaware selama 36 tahun, dari 1973 hingga 2009.

"Saya tidak melihat bakal terjadi perubahan besar di bagian kebijakan luar negeri Amerika Serikat," ujar al-Jubeir dikutip AFP Minggu (22/11/2020).

Komentar al-Jubeir muncul ketika Arab Saudi menjadi tuan rumah KTT G-20, dan menjadi kali pertama bagi negara Arab menyelenggarakannya.

Para pegiat HAM menyoroti kepercayaan yang diberikan pemimpin dunia kepada Saudi, mengingat negara kaya minyak itu mempunyai catatan merah di penegakan HAM.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Pengepungan Masjidil Haram yang Mengubah Sejarah Arab Saudi

Selama ini, Presiden Trump dan menantu sekaligus penasihatnya, Jared Kushner, berhubungan baik dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Global
Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Global
Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Global
Tolak Tes Covid-19, Pria Tua Ini Dilumpuhkan di Tanah oleh Para Petugas

Tolak Tes Covid-19, Pria Tua Ini Dilumpuhkan di Tanah oleh Para Petugas

Global
Wapres AS Mike Pence Dikabarkan Menghubungi Kamala Harris untuk Ucapkan Selamat

Wapres AS Mike Pence Dikabarkan Menghubungi Kamala Harris untuk Ucapkan Selamat

Global
Rusia Tinggalkan Open Skies dengan Salahkan AS, Jadi Ujung Kesepakatan Pasca Perang Dingin

Rusia Tinggalkan Open Skies dengan Salahkan AS, Jadi Ujung Kesepakatan Pasca Perang Dingin

Global
Penyerbuan Capitol Hill Disebut Terencana dan Dibantu Orang Dalam, Ini Buktinya...

Penyerbuan Capitol Hill Disebut Terencana dan Dibantu Orang Dalam, Ini Buktinya...

Global
Joe Biden Dapat Akun Twitter Kepresidenan Baru, Follower Mulai dari Nol

Joe Biden Dapat Akun Twitter Kepresidenan Baru, Follower Mulai dari Nol

Global
Sirkus Rusia Picu Kemarahan karena Hewan yang Ditampilkan Pakai Baju Bersimbol Nazi

Sirkus Rusia Picu Kemarahan karena Hewan yang Ditampilkan Pakai Baju Bersimbol Nazi

Global
Silvio Berlusconi Keluar Rumah Sakit Usai Dirawat karena Sakit Jantung

Silvio Berlusconi Keluar Rumah Sakit Usai Dirawat karena Sakit Jantung

Global
Pengawal Revolusi Iran Gencar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Tinggi dengan AS

Pengawal Revolusi Iran Gencar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Tinggi dengan AS

Global
Takut Tertunda karena Lockdown, Sepasang Kekasih di Malaysia Menikah Pakai Baju Kerja

Takut Tertunda karena Lockdown, Sepasang Kekasih di Malaysia Menikah Pakai Baju Kerja

Global
Arkeolog Temukan Rangka Bayi dan Anjing yang Hidup 2.000 Tahun Lalu di Perancis

Arkeolog Temukan Rangka Bayi dan Anjing yang Hidup 2.000 Tahun Lalu di Perancis

Global
Olahan Ulat Akan Resmi Jadi Pilihan Bahan Makanan Aman di Eropa

Olahan Ulat Akan Resmi Jadi Pilihan Bahan Makanan Aman di Eropa

Global
Video Viral Seekor Anak Monyet 'Ngambek' karena Tuannya Hendak Bekerja ke Kota

Video Viral Seekor Anak Monyet "Ngambek" karena Tuannya Hendak Bekerja ke Kota

Global
komentar
Close Ads X