Putin Dirumorkan Hendak Mundur sebagai Presiden Rusia karena Terkena Penyakit Parkinson

Kompas.com - 06/11/2020, 15:41 WIB
Presiden Rusia menyampaikan pidato pada sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Moskwa, Rusia, Selasa, 22 September 2020. Layanan pers kepresidenan via Sputnik dan AP/ Mikhail KlimentyevPresiden Rusia menyampaikan pidato pada sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Moskwa, Rusia, Selasa, 22 September 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com – Ketika semua mata tertuju pada pilpres AS, kabar terbaru dari Rusia tiba-tiba mengguncang dunia.

Laporan terbaru yang keluar mengabarkan bahwa masa pemerintahan Vladimir Putin di Rusia bakal segera berakhir.

Putin telah menjabat sebagai Presiden Rusia dengan total masa jabatan selama 20 tahun, sebagaimana dilansir New Zealand Herald, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Tampak Kurang Ramah, Putin Tangkis Serangan Trump terhadap Biden

Menurut pengamat Kremlin, pemimpin berusia 68 tahun itu akan mundur pada awal 2021.

Pengamat tersebut mengatakan, Putin bakal mundur dari jabatannya karena kekhawatiran menderita penyakit parkinson.

The Sun melaporkan bahwa kekasih Putin, Alina Kabaeva, bahkan telah mendesaknya untuk mundur dari kursi kepresidenan Rusia.

Baca juga: Putin: Korban Tewas Perang Azerbaijan-Armenia Hampir 5.000 Orang

Sejumlah pengamat telah menunjukkan bahwa video rekaman Putin baru-baru ini tampak menunjukkan kaki dan jari-jari Putin terus bergerak-gerak.

Selain itu, dalam beberapa video lain, Putin tampak kesakitan saat berpegangan pada sandaran tangan kursi.

Ilmuwan politik asal Rusia, Profesor Valery Solovei, baru-baru ini melontarkan spekulasi dengan mengatakan bahwa Putin menunjukkan gejala penyakit parkinson.

Baca juga: Putin Ajak AS Perpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis

“Ada sebuah keluarga, itu memiliki pengaruh besar kepadanya. Dia berniat mengumumkan rencana pengundurannya pada Januari,” kata Solovei.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selandia Baru Paling Jago Tangani Pandemi Covid-19, Indonesia Peringkat 85 dari 98 Negara

Selandia Baru Paling Jago Tangani Pandemi Covid-19, Indonesia Peringkat 85 dari 98 Negara

Global
Menlu AS yang Baru Ekspresikan 'Keprihatinan Mendalam' terhadap Penangkapan Navalny di Rusia

Menlu AS yang Baru Ekspresikan "Keprihatinan Mendalam" terhadap Penangkapan Navalny di Rusia

Global
Meme Bernie Sanders Raup Rp 25,3 Miliar Dana Amal Hanya dalam 5 Hari

Meme Bernie Sanders Raup Rp 25,3 Miliar Dana Amal Hanya dalam 5 Hari

Global
Perencana Aksi Teror Masjid Singapura Terinspirasi Penyerangan di Christchurch

Perencana Aksi Teror Masjid Singapura Terinspirasi Penyerangan di Christchurch

Global
Afrika Selatan Peringatkan Negara Kaya Tidak Timbun Vaksin Covid-19 karena Tidak Akan Aman

Afrika Selatan Peringatkan Negara Kaya Tidak Timbun Vaksin Covid-19 karena Tidak Akan Aman

Global
Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Global
Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Global
Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Global
Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Global
Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Global
Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Global
Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Global
Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Global
[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

Global
Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Global
komentar
Close Ads X