Setia pada Konstitusi dan Taat Beragama, Ini Alasan Trump Pilih Amy Coney Barrett Jadi Hakim Agung AS

Kompas.com - 28/09/2020, 20:53 WIB
Hakim Amy Coney Barrett berbicara setelah Presiden Donald Trump mengumumkannya sebagai calon di Mahkamah Agung, di Rose Garden di Gedung Putih, Sabtu, 26 September 2020, di Washington. AP/Alex BrandonHakim Amy Coney Barrett berbicara setelah Presiden Donald Trump mengumumkannya sebagai calon di Mahkamah Agung, di Rose Garden di Gedung Putih, Sabtu, 26 September 2020, di Washington.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memilih Hakim Amy Coney Barrett sebagai calon Hakim Agung AS, mengisi posisi kosong sejak kematian mendiang Ruth Bader Ginsburg.

Amy Coney Barrett adalah mantan profesor hukum Notre Dame dan saat ini bekerja sebagai hakim Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-7 yang berbasis di Chicago.

Pemikiran dan ucapannya dalam menyikapi beberapa isu sensitif di Amerika Serikat dinilai penting, seperti yang dikutip dari Associated Press (AP) pada Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Dicalonkan Trump Jadi Hakim Agung, Siapa Amy Coney Barrett?

Dalam sebuah pidato tahun 2016 di Institut Kebijakan Publik Universitas Jacksonville, Barrett pernah menyatakan, "Kita seharusnya menempatkan orang yang ingin menerapkan Konstitusi di pengadilan."

Oleh karena kesetiaannya terhadap Konstitusi, Barrett dipuji-puji Trump. Trump menyebut sosok perempuan tersebut sebagai "cendekiawan dan hakim yang luar biasa" dengan "kesetiaan tak tergoyahkan pada konstitusi".

Terkait isu aborsi, Barrett pada pasal tahun 2013 peninjauan ulang UU Texas soal dukungan terhadap hak asasi wanita dalam melakukan aborsi menyatakan bahwa aborsi atau hak wanita untuk aborsi tidak akan berubah.

Baca juga: Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Barrett juga pernah menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencampur-adukkan keyakinannya dalam beragama sebagai penganut Katolik taat dengan keputusannya dalam tugas penghakiman.

“Saya akan memutuskan kasus sesuai dengan aturan hukum, mulai dari awal hingga akhir... Saya tidak akan pernah memaksakan keyakinan pribadi saya pada hukum," ujar Barrett pada Sidang Konfirmasi 2017 lalu.

Jika pencalonannya dikukuhkan oleh Senat AS, Hakim Barrett akan menggantikan hakim berpandangan liberal Ruth Bader Ginsburg yang baru saja meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Pencalonan tersebut akan memicu pertarungan sengit di Senat, menjelang pemilihan presiden November mendatang.

Baca juga: Sosok Amy Coney Barrett, Calon Hakim Agung AS yang Diusulkan Trump


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mesir Buka Restoran Wisata Pertama di Piramida Giza

Mesir Buka Restoran Wisata Pertama di Piramida Giza

Global
Usai Dicoret dari Daftar Hitam, Sudan Diharapkan Berdamai dengan Israel

Usai Dicoret dari Daftar Hitam, Sudan Diharapkan Berdamai dengan Israel

Global
Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Raja Belanda Minta Maaf Telah Berlibur di Tengah Aturan Lockdown Covid-19 di Negaranya

Global
[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

[POPULER GLOBAL] Temuan Terowongan Bawah Tanah Tembus Israel | 9 Anggota Keluarga Meninggal Setelah Makan Mie

Global
Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Global
2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Global
Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Global
9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

Global
Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Global
Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
komentar
Close Ads X