Perang Azerbaijan dan Armenia Pecah, Anak-anak dan Perempuan Tewas

Kompas.com - 27/09/2020, 16:23 WIB
Kondisi rumah yang hancur akibat konflik perbatasan Azerbaijan-Armenia, di Desa Aygepar, Provinsi Tavush, Armenia, pada 15 Juli 2020. HAYK BAGHDASARYAN/PHOTOLURE via REUTERSKondisi rumah yang hancur akibat konflik perbatasan Azerbaijan-Armenia, di Desa Aygepar, Provinsi Tavush, Armenia, pada 15 Juli 2020.

YEREVAN, KOMPAS.com - Seorang anak-anak dan perempuan tewas ketika perang antara Azerbaijan dan Armenia pecah, dengan dua kubu saling menyalahkan.

Kelompok yang berasal dari etnis Armenia awalnya merebut kawasan Nagorny Karabakh dari Baku dalam pertempuran 1990-an, yang merenggut 30.000 nyawa.

Upaya perundingan untuk mengakhiri konflik di Karabakh, salah satu yang terburuk sejak runtuhnya Uni Soviet, mandek sejak gencatan senjata pada 1994.

Baca juga: Azerbaijan Tuding Rusia Memasok Senjata ke Armenia Selama Bentrok

Armenia menuturkan, Azerbaijan yang memulai konflik dengan menyerang permukiman di Nagorny Karabakh, termasuk kota Stepanakert.

Sementara Baku melalui kementerian pertahanan menyatakan, mereka membendung upaya militer Yerevan dengan mengerahkan tank hingga drone tempur.

"Terdapat laporan korban tewas dan luka di kalangan warga sipil dan militer," ujar juru bicara Kepresidenan Azerbaijan Hikmet Hajiyev.

Ombdusman Karabakh, Artak Beglaryan menyatakan, terdapat korban tewas di kalangan sipil dalam perang yang terjadi di antara dua kubu.

Kemudian secara terpisah, juru bicara kementerian pertahanan Armenia menerangkan bahwa ada anak-anak dan perempuan yang terbunuh.

Gesekan terparah sejak 2016 berpotensi memunculkan lagi perang skala besar di antara dua musuh bebuyutan ini, terkait perebutan Nagorny Karabakh.

Baca juga: AS dan Azerbaijan Ucapkan Selamat Kemerdekaan kepada Indonesia

Konfrontasi antara dua eks Uni Soviet di Kaukasus juga menarik perhatian pemain regional kelas kakap seperti Rusia dan Turki.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koleksi 10 Ribu Kantong Plastik Tua, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Koleksi 10 Ribu Kantong Plastik Tua, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Pengintai UFO Mengklaim Lihat Penampakan UFO di Postingan Terbaru ISS

Pengintai UFO Mengklaim Lihat Penampakan UFO di Postingan Terbaru ISS

Global
Viral Foto Astronot Mengambang Tanpa Penambat, Fakta atau Hasil Editan?

Viral Foto Astronot Mengambang Tanpa Penambat, Fakta atau Hasil Editan?

Global
Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Global
Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Global
Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Global
Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Global
Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Global
Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Global
Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Global
18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

Global
Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Global
Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Global
Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Global
Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.