Kompas.com - 27/09/2020, 15:36 WIB
Anjing pelacak Covid-19 bernama ET dan pelatihnya, Anette Kare, di bandara internasional Helsinki, Finlandia, Selasa (22/9/2020). LEHTIKUVA/ANTTI AIMO-KOIVISTO via APAnjing pelacak Covid-19 bernama ET dan pelatihnya, Anette Kare, di bandara internasional Helsinki, Finlandia, Selasa (22/9/2020).

HELSINKI, KOMPAS.com - Anjing pengendus dapat ditemui di bandara-bandara di berbagai belahan dunia. Mereka biasanya ditandemkan dengan pegawai perbatasan untuk mendeteksi zat-zat ilegal dan terlarang.

Kini, beberapa anjing menggunakan hidungnya untuk mengendus hal yang berbeda — virus corona.

Baca juga: Bandara Finlandia Pakai Anjing Pelacak Covid-19, Akurat Hampir 100 Persen

Anjing-anjing yang dilatih khusus untuk mendeteksi Covid-19 pekan ini mulai mengendus penumpang-penumpang dalam uji coba di bandara Helsinki-Vantaa, Finlandia.

Para sukarelawan melatih satu tim yang terdiri dari 15 anjing dan 10 pelatih untuk program riset mereka.

Anjing dapat mendeteksi virus corona dalam tubuh manusia lima hari sebelum mereka menunjukkan gejala, kata Anna Hielm-Bjorkman, pengajar di University of Helsinki yang menggelar uji coba tersebut, kepada kantor berita Reuters.

"Mereka sangat baik [dalam mendeteksi virus corona]. Kami hampir mendekati tingkat sensitivitas 100 persen," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penumpang diminta menyeka lehernya dengan kain, yang lalu diletakkan ke dalam sebuah kaleng dan diendus anjing. Hasil tes virus corona dengan anjing ini dapat diketahui dalam waktu beberapa menit.

Meskipun uji coba ini telah menunjukkan hasil awal yang menjanjikan, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas tes virus corona melalui anjing.

Saat ini, penumpang yang ikut dalam uji coba juga diminta untuk mengikuti tes swab untuk mengonfirmasi hasil endusan anjing.

Wakil Wali Kota Vantaa, Timo Aronkyto, mengatakan mungkin saja di masa depan anjing-anjing dapat "berjalan di sekitar penumpang seperti halnya anjing-anjing di perbatasan."

Baca juga: Tak Peduli Virus Corona dan Menyebutnya Konspirasi, Seleb-seleb Belanda Banjir Kecaman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.