Hanya Bekerja dengan 2 Jari, Difabel Bangladesh Jadi Freelance Desainer Kelas Dunia

Kompas.com - 14/09/2020, 11:45 WIB
Foto Fahim Ul Karim, difabel asal Bangladesh yang menjadi freelance desainer berkaliber dunia. Facebook Fahim Ul KarimFoto Fahim Ul Karim, difabel asal Bangladesh yang menjadi freelance desainer berkaliber dunia.

 

Tulang Punggung Keluarga

Meski dengan berbagai keterbatasan, Karim kini menjadi tulang punggung keluarga dan menjadi pencari nafkah tunggal bagi keluarganya.

Ayahnya, Mohammad Rezaul Karim, harus meninggalkan pekerjaannya dari sebuah perusahaan swasta pada 2018 untuk merawat Karim.

Sejak saat itu, Karim bekerja siang dan malam.

Dalam waktu dua tahun, dia sudah bisa membeli properti di dekat Magura, di mana dia juga membangun sebuah rumah kecil.

Baca juga: Teten Masduki Janji Beri Modal Difabel untuk Berwirausaha

Adik perempuannya, Faria, adalah siswa SMP di sekolah setempat. Karim menanggung semua biaya pendidikannya dan memimpikan masa depan yang lebih cerah untuknya.

Dia juga bermimpi setiap orang Bangladesh memiliki pekerjaan.

Menurut survei angkatan kerja 2020 dari Biro Statistik Bangladesh (BBS), negara itu memiliki 2,6 juta pengangguran.

“Bagi saya sangat aneh bahwa di era globalisasi ini, banyak orang di negara kami yang menganggur. Saya ingin memuliakan Bangladesh di dunia sebagai negara bebas pengangguran,” tambahnya.

Baca juga: Merasa Diminta Mundur dari Sekolah Secara Halus, Pelajar Difabel Ini Menangis di Samping Ibunya

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru di India Menang Hadiah Pengajar Global Inggris Senilai Rp14,1 Miliar

Guru di India Menang Hadiah Pengajar Global Inggris Senilai Rp14,1 Miliar

Global
Dituduh Berkhianat, Rusia Buru Ilmuwan Spesialis Pesawat Hipersonik

Dituduh Berkhianat, Rusia Buru Ilmuwan Spesialis Pesawat Hipersonik

Global
Seorang Polisi di Inggris Intip Mantan Model yang Sedang Telanjang Pakai Helikopter

Seorang Polisi di Inggris Intip Mantan Model yang Sedang Telanjang Pakai Helikopter

Global
Serangan Gerombolan Lebah Tunda 2 Penerbangan Pesawat di India

Serangan Gerombolan Lebah Tunda 2 Penerbangan Pesawat di India

Global
Promosi Podcast Pakai Kaus Mirip Bendera ISIS, 2 Influencer Ini Dikecam

Promosi Podcast Pakai Kaus Mirip Bendera ISIS, 2 Influencer Ini Dikecam

Global
Kelompok Milisi Serang Markas Tentara Filipina, Kocar-kacir Setelah Dibalas Tembakan

Kelompok Milisi Serang Markas Tentara Filipina, Kocar-kacir Setelah Dibalas Tembakan

Global
Tepergok Selingkuh di Motel, Seorang Istri Sembunyi di Atap

Tepergok Selingkuh di Motel, Seorang Istri Sembunyi di Atap

Global
Facebook dan Instagram Akan Hapus Semua Klaim Palsu soal Vaksin Covid-19

Facebook dan Instagram Akan Hapus Semua Klaim Palsu soal Vaksin Covid-19

Global
76 Masjid di Perancis yang Diduga Promosikan Separatisme Terancam Ditutup

76 Masjid di Perancis yang Diduga Promosikan Separatisme Terancam Ditutup

Global
Kepala Intelijen AS: China Ancaman Terbesar Bagi Kebebasan

Kepala Intelijen AS: China Ancaman Terbesar Bagi Kebebasan

Global
170 Gajah Hidup Dijual Namibia Setelah Dilanda Kekeringan dan Konflik dengan Manusia

170 Gajah Hidup Dijual Namibia Setelah Dilanda Kekeringan dan Konflik dengan Manusia

Global
China Berhasil Masuki Area Bulan yang Belum Terjamah Manusia

China Berhasil Masuki Area Bulan yang Belum Terjamah Manusia

Internasional
Pemimpin Oposisi Belarus Tikhanovskaya Umumkan Siap Memimpin di Masa Transisi

Pemimpin Oposisi Belarus Tikhanovskaya Umumkan Siap Memimpin di Masa Transisi

Global
Azerbaijan Umumkan 2.783 Tentaranya Tewas dalam Perang di Nagorno-Karabakh Lawan Armenia

Azerbaijan Umumkan 2.783 Tentaranya Tewas dalam Perang di Nagorno-Karabakh Lawan Armenia

Internasional
Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, Termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, Termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Global
komentar
Close Ads X