Rayakan Hari Kemerdekaan AS, Warga Texas Bisa Bikin Klaster Covid-19 Meningkat

Kompas.com - 04/07/2020, 10:49 WIB
Foto ini pesta kembang api pada 4 Juli 2015. Tampak kembang api meledak di belakang bendera Amerika Serikat selama perayaan Fourth of July di State Fair Meadowlands di East Rutherford, New Jersey. 
Pada 4 Juli 2020, banyak orang Amerika dilarang berpesta kembang api. AP/Julio CortezFoto ini pesta kembang api pada 4 Juli 2015. Tampak kembang api meledak di belakang bendera Amerika Serikat selama perayaan Fourth of July di State Fair Meadowlands di East Rutherford, New Jersey. Pada 4 Juli 2020, banyak orang Amerika dilarang berpesta kembang api.

TEXAS, KOMPAS.com - Para pejabat Texas saling bahu membahu mengingatkan warganya untuk tidak merayakan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (4/7/2020).

Hal itu dilakukan karena banyak warga Texas yang bersikeras hendak merayakan hari kemerdekaan dengan makan bersama, bermain di tempat terbuka dan berkumpul dalam pesta kembang api.

Chris Harper, salah seorang warga Texas yang 'sadar kondisi' di tengah pandemi, hanya berniat pergi mengunjungi rumah orangtuanya di dekat Fort Worth dan Arlington sambil tetap menjaga jarak sosial dan memakai masker.

Baca juga: Virus Corona, AS Catatkan Pengangguran Terbanyak dalam Sejarah

Bagi Harper, itu cara teraman yang bisa melindungi dirinya dan keluarganya dari bahaya ancaman penularan Covid-19.

Pejabat kesehatan berharap agar orang-orang mengikuti jejak Harper. Menemukan alternatif aman untuk tradisi 'perayaan' tahunan ini.

Namun, dengan bersikerasnya warga Texas yang ingin tetap membuka bar, restoran dan salon, juga ketidak inginan mereka memakai masker, rasanya mustahil imbauan pemerintah Texas akan dituruti.

Baca juga: Gara-gara Pesta Ulang Tahun, 18 Anggota Keluarga di Texas Terinfeksi Virus Corona

Warga Texas menginginkan keadaan kembali normal. Para pejabat kesehatan khawatir banyak orang akan tertular Covid-19 ketika diadakannya pesta barbekyu, berenang di kolam renang lokal dan berkumpul untuk pesta kembang api.

Gubernur Negara Bagian Texas, Gregory Abbott pada Jumat (3/7/2020) dilansir KSAT mengatakan, "Dari pengalaman sebelumnya, perkumpulan selama Liburan Memorial Day mengarah pada penyebaran Covid-19."

Dia menambahkan, "Jika orang-orang berkumpul pada 4 Juli, hal serupa akan terulang. Peningkatan masif kasus infeksi akan terjadi, banyak orang akan dirawat inap dan tentu meningkatkan angka kematian."

Baca juga: Pengadilan Federal AS Izinkan Texas Larang Aborsi Selama Krisis Virus Corona

Sejak pertengahan Juni, negara bagian yang dijuluki "the Lone Star" itu telah mencapai angka kasus infeksi Covid-19 yang tinggi dengan angka rawat inap pasien meningkat 3 kali lebih banyak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia | Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

[POPULER GLOBAL] 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia | Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

Global
Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Global
Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Global
Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Global
Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Global
Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Global
Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Global
Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Global
Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Global
Suami Bunuh Diri karena 'Kurang Berhubungan Seks', Si Istri Ditangkap Polisi

Suami Bunuh Diri karena "Kurang Berhubungan Seks", Si Istri Ditangkap Polisi

Global
Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Global
Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Global
5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Global
Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Global
53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

Global
komentar
Close Ads X