Pesawat Airbus Jatuh di Pakistan, Bawa Lebih dari 100 Penumpang

Kompas.com - 22/05/2020, 18:42 WIB
Polisi membantu menyemprotkan air untuk memadamkan api, akibat jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines di permukiman Karachi, Jumat (22/5/2020). Lebih dari 100 orang tewas akibat insiden ini. AFP/ASIF HASSANPolisi membantu menyemprotkan air untuk memadamkan api, akibat jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines di permukiman Karachi, Jumat (22/5/2020). Lebih dari 100 orang tewas akibat insiden ini.

KARACHI, KOMPAS.com - Sebuah kecelakaan pesawat penumpang terjadi di Pakistan, yang membawa lebih dari 100 orang.

Dilansir dari AFP otoritas penerbangan Pakistan mengatakan, pesawat itu jatuh di kota Karachi pada Jumat (22/5/2020).

Gambar yang ditayangkan di tv nasional Pakistan menunjukkan, penerbangan Pakistan International Airlines ( PIA) jatuh di area permukiman. Asap hitam tebal mengepul dari lokasi jatuhnya pesawat.

Baca juga: Pesawat Jatuh dan Meledak di Permukiman Kanada, Kaptennya Tewas

" Pesawat itu jatuh di Karachi. Kami berusaha mengonfirmasi jumlah penumpang, awalnya 99 penumpang dan 8 awak," kata Abdul Sattar Khokhar, juru bicara otoritas penerbangan Pakistan, seraya menambahkan bahwa penerbangan itu berangkat dari Lahore.

Khokhar menambahkan, pesawat tersebut berjenis Airbus A320 dan sedang dalam perjalanan ke Karachi.

Militer Pakistan kemudian menulis tweet bahwa pasukan keamanan telah dikerahkan ke lokasi kejadian, dan helikopter digunakan untuk mensurvei kerusakan serta membantu operasi penyelamatan.

Baca juga: Bawa Tenaga Medis Corona, Pesawat Lionair Filipina Jatuh, 8 Orang Tewas

Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pakistan mengizinkan penerbangan komersial dilanjutkan lagi, setelah ditangguhkan selama lockdown virus corona.

Pakistan memiliki catatan keselamatan penerbangan militer dan sipil yang tergolong buruk, dengan seringnya terjadi kecelakaan pesawat dan helikopter selama bertahun-tahun.

Pada 2016, sebuah pesawat Pakistan International Airlines terbakar setelah salah satu dari dua mesin turbopropnya malfungsi saat terbang dari utara ke Islamabad.

Insiden ini menewaskan lebih dari 40 orang.

Baca juga: Protes Kekurangan APD, Dokter dan Staf Medis Pakistan Bentrok dengan Polisi

PIA, salah satu maskapai terkemuka di dunia hingga tahun 1970-an, sekarang reputasinya menurun karena seringnya pembatalan, keterlambatan, dan masalah keuangan.

Maskapai ini juga telah terlibat berbagai kontroversi selama bertahun-tahun, termasuk memenjarakan seorang pilot mabuk di Inggris pada 2013.

Kecelakaan ini terjadi ketika warga Pakistan bersiap merayakan akhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.

Banyak penduduk Pakistan yang melakukan perjalanan kembali ke rumah mereka di kota dan desa.

Baca juga: Ramadhan 2020: Pakistan Cabut Batasan Shalat di Masjid, Jemaah Wajib Jaga Jarak 2 Meter

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X