Kapal Mewah Jadi Bukti Kim Jong Un Berada di Kota Wonsan

Kompas.com - 30/04/2020, 17:26 WIB
Gambar kanan, citra satelit yang diduga memperlihatkan kapal mewah milik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Wonsan. NK Pro via Sky NewsGambar kanan, citra satelit yang diduga memperlihatkan kapal mewah milik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Wonsan.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Citra satelit yang memperlihatkan sebuah kapal mewah menjadi bukti Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berada di kota Wonsan.

Gambar mengenai kapal yang digunakan Kim dan rombongannya menjadi kabar terbaru di tengah spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.

Kim Jong Un tidak terlihat di hadapan publik sejak 11 April, atau selepas memimpin pertemuan anggota Dewan Politbiro Partai Buruh.

Baca juga: Kim Jong Un Disebut Bersembunyi karena Pengawalnya Diduga Terinfeksi Virus Corona

Keberadaannya menjadi misteri setelah dia absen dalam Hari Matahari, perayaan ulang tahun mendiang kakek sekaligus pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, pada 15 April.

NK Pro, situs yang memantau Korut, melaporkan kapal mewah yang sering digunakan sang pemimpin itu terlihat di Wonsan berdasarkan citra satelit.

Situs itu memaparkan, kapal tersebut membuat pergerakan yang tidak biasa ketika Pyongyang menggelar tes senjata pada 14 April.

Gambar itu muncul setelah lembaga think tank asal AS, 38North, menyatakan bahwa kereta yang diduga ditumpangi Kim juga berada di Wonsan.

Baik pemerintah Korea Selatan dan AS menyatakan, kemungkinan Kim bersembunyi di sana karena salah satu penjaganya terpapar virus corona.

Kedua negara juga mengaku skeptis dengan pemberitaan sejumlah media yang mengklaim Kim Jong Un berada dalam kondisi serius.

Para pejabat menerangkan baik lokasi maupun kesehatan Kim dijaga ketat oleh Pyongyang, di mana memperoleh informasinya bakal sangat sulit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Global
Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Global
Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Global
Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Global
Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Global
Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Global
Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Global
Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
komentar
Close Ads X