China Serukan Solidaritas di Tengah Tuntutan Negara Bagian AS

Kompas.com - 23/04/2020, 21:36 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) SHUTTER STOCKIlustrasi virus corona (Covid-19)

Di sisi lain, setelah berminggu-minggu memuji kinerja Xi Jinping dalam menangani wabah, Trump kini beralih menyalahkan China dan menghentikan kontribusi AS kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Sejumlah Negara Mulai Tuntut China soal Penyebaran Covid-19

Badan internasional itu dituduh telah berulangkali menyampaikan informasi yang salah dari Beijing.

Duta besar China untuk perserikatan bangsa bangsa (PBB) Zhang Jun menekankan pentingnya multilateralisme dengan mengatakan,

"Kita hidup di satu dunia, dan Covid-19 tidak mengenal batas."

Dia juga mengatakan, "Kita perlu mendukung PBB dan WHO dalam memainkan peran utama dan dalam koordinasi untuk mengalahkan Covid-19, musuh bersama seluruh umat manusia."

Dia juga menyampaikan pesan agar semua pihak harus berdiri teguh melawan politisasi wabah dan menghilangkan semua hambatan yang menghalangi kerja sama.

Huang mengatakan bahwa warga AS telah membantu China tanpa ragu saat China berada dalam kesulitan besar.

Untuk itu, konsulat China dan PBB telah menyumbangkan sebanyak 25.000 masker medis N95, 2.000 hazmat atau jas pelindung, dan 75.000 pasang sarung tangan medis yang telah mendarat di New York pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Survey Sebut 2 dari 3 Orang Amerika Punya Pandangan Negatif Tentang China

Penny Abeywardena seorang komisaris kota New York bidang internasional mengucapkan terima kasih kepada China atas donasi yang 'sangat dermawan'.

Dia juga menambahkan, "Ini adalah yang dibutuhkan pekerja medis kami dan kami benar-benar bersyukur bahwa China berada dalam pertarungan ini membersamai kami."

Setelah hampir dua pekan negosiasi dan menghadapi kebuntuan, paket bantuan untuk virus corona mendekati 500 miliar dolar AS atau berkisar Rp 7.717 triliun.

Paket itu disetujui oleh Senat AS pada Selasa setelah Kongres dan Gedung Putih mencapai kesepakatan untuk mengisi kembali dana penggajian bisnis kecil dan menyediakan uang baru untuk rumah sakit uji klinis.

Paket bantuan itu kini masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Meski ada tentangan dari partai republik konservatif, suara yang diraih bulat. Presiden Trump dalam kicauannya di Twitter menunjukkan dukungan dan berjanji untuk menandatanganinya menjadi Undang Undang.

Baca juga: Negara Bagian AS Minta Ganti Rugi ke China soal Virus Corona

Halaman:
Baca tentang

Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X