Kompas.com - 10/04/2020, 13:56 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020. REUTERS/TOM BRENNERPresiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020.

WASHINGTON, D.C, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana memajukan masa berakhir lockdown di AS.

Dia secara khusus menyatakan maksudnya untuk membuka kembali aktivitas perekonomian di mana seluruh negara bagian AS kembali 'online' serentak pada 1 Mei mendatang.

Keinginan Trump ini masih dalam wacana dan berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satu pertimbangan besar tentu saja perekonomian AS.

Baca juga: AS Kritik WHO, Anggap Hiraukan Peringatan Dini Virus Corona dari Taiwan

Pada pekan lalu saja, sebanyak 6,6 juta orang telah melayangkan klaim pertama mereka tentang tunjangan pengangguran .

Total orang yang mengajukan klaim sejauh ini di AS sebanyak 16,8 juta orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pakar kesehatan AS sebelumnya telah mengatakan kalau penutupan massal alias lockdown baru bisa diketahui kapan berakhirnya tergantung dari perkembangan virus itu sendiri.

Baca juga: Lockdown, Pekerja Asing di Malaysia Bersyukur Mendapat Paket Bantuan Makanan dari Pemerintah

Tim perekonomian pemerintahan Trump telah melakukan serangkaian rapat untuk membahas kondisi ekonomi yang dibuka perlahan dan bukan sekaligus.

Administrasi Trump setidaknya harus mengumumkan terlebih dahulu jadwal estimasi dengan panduan tentang bagaimana proses transisi perekonomian kembali ke jalur normal.

Trump sejauh ini tidak jelas otoritasnya terhadap kemampuan lockdown, begitu pun kemampuannya untuk membuka lockdown kembali.

Baca juga: 150 Anggota Kerajaan Arab Saudi Terinfeksi Covid-19, Bagaimana dengan Raja Salman?

 

Terutama, apabila tidak ada pejabat lokal dan pelaku bisnis juga lembaga yang akan menangung risiko santai terlalu cepat.

Halaman:
Baca tentang

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X