Aturan Karantina di Wuhan Mulai Longgar

Kompas.com - 24/02/2020, 12:27 WIB
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. AFP/STR/CHINA OUTPasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.

BEIJING, KOMPAS.com - Otoritas China pada Senin (24/2/2020) mulai melonggarkan aturan karantina di Wuhan dengan mengizinkan beberapa orang keluar dari kota tersebut karena suatu alasan tertentu.

Kota Wuhan dengan 11 juta warganya harus diisolasi sejak 23 Januari 2020. Aturan tersebut diperintahkan otoritas China, termasuk diberhentikannya operasional transportasi dari luar dan dalam Kota Wuhan. Aturan itu untuk mencegah perluasan penyebaran virus corona

Warga yang memiliki alasan spesifik dan diperbolehkan keluar dari karantina di Wuhan biasanya yang membutuhkan perawatan khusus atau kondisi medis lainnya.

Baca juga: Terinfeksi Virus Corona, Tenaga Kerja Imigran Asal Bangladesh Terima Donasi

Mereka juga termasuk yang melakukan pekerjaan pencegahan virus corona diperbolehkan meninggalkan Wuhan.

Keberangkatan orang-orang dengan kondisi tersebut harus bergiliran dan mendapat izin dari otoritas lokal.

Hal ini juga berlaku bagi alat transportasi pribadi. Mobil dilarang keluar jika memuat lebih dari dua orang, termasuk sopir pada satu kali keberangkatan.

Ketika pelancong telah sampai destinasi mereka di luar Wuhan, mereka harus melaporkan diri ke petugas lokal dan memeriksakan kesehatan mereka selama 14 hari.

Penyebaran virus corona kini sudah semakin menurun di Wuhan, Provinsi Hubei, China, dengan nol angka infeksi baru dalam beberapa hari terakhir.

Wuhan, kota yang dipercaya pertama kali terjangkit virus corona pada akhir tahun lalu, masih mengakumulasi jumlah kasus orang terinfeksi dan jumlah kematian akibat virus corona.

Baca juga: Virus Corona Ternyata Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan, Ini Faktanya

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirawat di ICU, PM Inggris Boris Johnson Mungkin Dipasangi Ventilator

Dirawat di ICU, PM Inggris Boris Johnson Mungkin Dipasangi Ventilator

Global
Kondisinya Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Dirawat Intensif

Kondisinya Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Dirawat Intensif

Global
[POPULER GLOBAL] Jepang Umumkan Darurat Nasional Virus Corona | Angka Kematian di Spanyol Terus Turun

[POPULER GLOBAL] Jepang Umumkan Darurat Nasional Virus Corona | Angka Kematian di Spanyol Terus Turun

Global
Daripada 'Nganggur', Pesawat di Inggris Diusulkan Jadi RS Darurat

Daripada "Nganggur", Pesawat di Inggris Diusulkan Jadi RS Darurat

Global
Protes Kekurangan APD, Dokter dan Staf Medis Pakistan Bentrok dengan Polisi

Protes Kekurangan APD, Dokter dan Staf Medis Pakistan Bentrok dengan Polisi

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Pemerintah Jerman Izinkan Azan Berkumandang di Masjid

Di Tengah Wabah Covid-19, Pemerintah Jerman Izinkan Azan Berkumandang di Masjid

Global
Iran Tak Akan Pernah Minta Bantuan AS Atasi Virus Corona

Iran Tak Akan Pernah Minta Bantuan AS Atasi Virus Corona

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Donald Trump, dari Pebisnis sampai Jadi Presiden Amerika Serikat

[Biografi Tokoh Dunia] Donald Trump, dari Pebisnis sampai Jadi Presiden Amerika Serikat

Global
Bukan Lockdown, Inilah Gambaran Lengkap Darurat Nasional di Jepang

Bukan Lockdown, Inilah Gambaran Lengkap Darurat Nasional di Jepang

Global
Langgar Aturan Lockdown, Pasangan Baru Menikah Ini Digelandang ke Kantor Polisi

Langgar Aturan Lockdown, Pasangan Baru Menikah Ini Digelandang ke Kantor Polisi

Global
Jokowi hingga Trump, Ini Ucapan Kontroversial Para Pemimpin Dunia soal Virus Corona

Jokowi hingga Trump, Ini Ucapan Kontroversial Para Pemimpin Dunia soal Virus Corona

Global
Kabar Baik, Angka Kematian Virus Corona di Spanyol Turun 4 Hari Beruntun

Kabar Baik, Angka Kematian Virus Corona di Spanyol Turun 4 Hari Beruntun

Global
Antisipasi Virus Corona di Kanada, KJRI Vancouver Terapkan 7 Kebijakan

Antisipasi Virus Corona di Kanada, KJRI Vancouver Terapkan 7 Kebijakan

Global
[Kabar Baik di Tengah Wabah Corona] Insinyur Mercedes F1 Bikin Alat Bantu Pernapasan Sampai Nenek Tertua di Dunia yang Selamat

[Kabar Baik di Tengah Wabah Corona] Insinyur Mercedes F1 Bikin Alat Bantu Pernapasan Sampai Nenek Tertua di Dunia yang Selamat

Global
Momen Langka, Inilah 4 Pidato Kenegaraan Ratu Elizabeth II Selama 68 Tahun Bertakhta

Momen Langka, Inilah 4 Pidato Kenegaraan Ratu Elizabeth II Selama 68 Tahun Bertakhta

Global
komentar
Close Ads X