Kompas.com - 24/01/2022, 13:06 WIB
Lapis legit yang dijual di toko Happy Jakarta. DOK. Lapis Legit Happy Lapis legit yang dijual di toko Happy Jakarta.

KOMPAS.com - Tak banyak usaha makanan yang mampu bertahan lama, terutama sejak pandemi Covid-19 melanda dunia.

Satu di antara beberapa bisnis kue yang berhasil melewati tantangan tersebut adalah Toko Lapis Legit Happy.

Toko kue di kawasan Jakarta Selatan, yang menjual berbagai variasi lapis legit, itu berhasil mempertahankan eksistensinya sejak 1976.

Liena Gusman, generasi ke-2 toko Lapis Legit Happy mengatakan, ia berusaha mempertahankan usaha milik orang tuanya tersebut dengan menjaga kualitas kue yang diproduksi.

"Mengubah sih enggak, kualitas tetap seperti dulu. Hanya saja, kalau ada yang lebih baik, kita perbaiki tetapi tidak mengganti resep lama," kata Liena kepada Kompas.com, Rabu (19/1/2022).

Meski masih menggunakan resep turun-temurun, hal itu tidak membuat dirinya berhenti melakukan inovasi.

Menurut Liena, dirinya terus mengikuti perkembangan bahan baku lapis legit yang digunakan.

"Kita selalu pakai bahan original. Jadi bukan seperti janji-janji menggunakan butter asli, padahal tidak. Kita pakai asli, yang terbaik dan nomor satu semua bahannya," ujar Liena.

Konsistensinya dalam menjaga kualitas produksi berbuah manis. Hal itu terbukti dari popularitas toko kuenya yang bertahan hingga saat ini.

Baca juga:

Lapis legit yang dijual di toko Happy Jakarta. DOK. Lapis Legit Happy Lapis legit yang dijual di toko Happy Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.