Kompas.com - 27/09/2021, 17:12 WIB
Ilustrasi bunga telang, bisa diolah menjadi pewarna alami jajan pasar. PIXABAY/BUTTERFLIES PSIlustrasi bunga telang, bisa diolah menjadi pewarna alami jajan pasar.

KOMPAS.com - Jajan pasar memiliki tampilan menarik yang bisa dilihat dari beragam bentuk dan warnanya.

Warna jajan pasar yang beragam merupakan salah satu faktor pendukung jajan pasar menarik dan inovatif.

Education and Development Indonesia Pastry Alliance, Chef Woro Prabandari mengatakan, banyak jenis pewarna jajanan pasar alami yang bertekstur cair sehingga bisa diperlukan modifikasi atau perubahan resep jajan pasar.

"Kalau kita menggunakan banyak cairan karena memerlukan warna yang kuat, resepnya bisa dimodifikasi," kata Woro dalam webinar "Jajan Pasar Inovatif dan Yummy", Rabu (22/9/2021).

Selain itu, Woro juga menjelaskan bahwa penting untuk menakar jumlah pewarna makanan alami agar tidak terkesan berlebihan.

"Bisa menggunakan pewarna makanan tetapi jangan terlalu banyak karena jangan sampai penggunaan pewarna makanan itu tidak membuat makanan menjadi lebih cantik," jelas Woro.

Menurut saran Woro dan sumber beberapa buku, ada beragam pewarna jajan pasar alami yang mudah ditemukan di Indonesia, seperti berikut ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 3 Cara Membuat Jajan Pasar agar Tidak Gampang Basi, Perhatikan Jenis Santan

1. Bunga telang

Jika ingin mendapatkan warna biru untuk jajan pasar, kamu bisa menggunakan bunga telang.

"Kalau warna yang lebih terang, misalnya biru, bisa diambil dari bunga telang jadi warnanya lebih alami," ujar Woro.

Bunga telang bisa diseduh menggunakan air panas dan disaring untuk mendapatkan pewarna biru alami.

Baca juga: 2 Kategori Jajan Pasar Indonesia dan Filosofinya

2. Daun suji

ilustrasi daun suji untuk membuat pewarna alami.SHUTTERSTOCK/ ADRIEFFOTO ilustrasi daun suji untuk membuat pewarna alami.

Daun suji merupakan tanaman yang bisa diolah untuk mendapatkan cairan atau pewarna alami jajan pasar berwarna hijau.

Woro mengatakan, saat ini sudah banyak yang menjual daun suji dalam bentuk kemasan sehingga bisa memudahkan proses membuat jajan pasar.

"Daun suji pun sudah ada yang dijual per paket per botol, kalau kita tidak punya daun suji di sekitar kita, ada yang menjual dan awet hingga tiga bulan, saya sudah menggunakan juga," kata Woro.

Baca juga: 3 Cara Gunakan Daun Suji untuk Pewarna Makanan

3. Bit

ilustrasi bit untuk membuat pewarna merah alami.SHUTTERSTOCK/ULADA ilustrasi bit untuk membuat pewarna merah alami.

Selanjutnya, Woro menyarankan untuk menggunakan bit sebagai pewarna merah alami jajan pasar.

Cara mendapatkan pewarna merah alami dari bit adalah dengan merebusnya dan mengambil air rebusannya atau menghaluskan umbi tersebut, lalu menyaringnya.

Baca juga: 3 Beda Jajan Pasar Manis dan Gurih, Bukan Cuma Rasa

4. Wortel

Ilustrasi wortel untuk dibuat pewarna kuning atau oranye alami.Unsplash/Suresh Ilustrasi wortel untuk dibuat pewarna kuning atau oranye alami.

Wortel bisa digunakan sebagai sayuran untuk membuat pewarna kuning atau oranye alami.

Untuk menghasilkan pewarna alami dari wortel, wortel harus direbus terlebih dahulu, lalu diblender dan disaring.

Baca juga: 4 Cara Simpan Wortel agar Tidak Cepat Layu dan Busuk

5. Cokelat

ilustrasi cokelat bubuk, pewarna alami jajan pasar.PIXABAY/jhusemannde ilustrasi cokelat bubuk, pewarna alami jajan pasar.

Jika ingin membuat jajan pasar berwarna cokelat, Woro menyarankan untuk membuat pewarna cokelat dari cokelat bubuk.

"Cokelat juga bisa kita gunakan sebagai pewarna, yaitu cokelat bubuk," tutur Woro.

Cokelat bubuk bisa disiapkan, lalu dicampur dengan minyak. Kemudian, cokelat bubuk bisa langsung digunakan sebagai pasta cokelat untuk jajan pasar.

Baca juga: 15 Resep Jajan Pasar Pakai Kelapa Parut, Ada Cenil

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.