Sejarah Banana Bread, Kue yang Jadi Tren di Masa Pandemi

Kompas.com - 11/06/2020, 13:22 WIB
Ilustrasi banana bread atau roti pisang. Dok. TastingtableIlustrasi banana bread atau roti pisang.

KOMPAS.com - Banana bread atau roti pisang jadi naik daun karena pandemi virus corona. Selama di rumah, banyak orang terutama di Amerika Serikat (AS) yang membuat banana bread.

Founder of Culinary Art Therapy di West Bloomfield, Michigan, AS, Julie Ohana menyebutkan kalau memasak memang punya manfaat untuk kesehatan mental di masa pandemi.

Apalagi jika yang dimasak adalah makanan klasik penuh nostalgia. Bagi orang AS, makanan klasik tersebut adalah banana bread.

Dikutip dari CNN banana bread punya sejarah yang menarik.

Baca juga: Habis Dalgona Coffee, Terbit Tren Membuat Banana Bread di Masa Pandemi

Sejarahwan makanan Linda Civitello, menyebutkan banana bread erat kaitan dengan inovasi makanan di AS.

Termasuk produksi bahan kimia pembangkit adonan, roti yang praktis dibuat, dan distribusi bahan makanan cepat busuk dalam hal ini pisang.

Banana bread, baking powder, dan soda kue

Ilustrasi Baking Soda dan Baking PowderShutterstock Ilustrasi Baking Soda dan Baking Powder

Selama ribuan tahun, untuk mengembangkan adonan roti mengandalkan ragi. Penggunaan ragi terbilang tidak efisien karena butuh waktu berjam-jam untuk membuat adonan mengembang.

Namun pada abad ke 18, orang AS mulai membuat roti dengan garam alkalin seperti kalium karbonat dan potash.

Dua bahan kimia ini menimbulkan reaksi kimia dan merupakan cikal bakal baking powder serta baking soda yang kita gunakan sekarang. 

Baca juga: Resep Banana Bread Bahan Sederhana dan Mudah Dibuat

Halaman:
Baca tentang

Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X