Kompas.com - 19/05/2022, 13:29 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pemerintah tengah mempersiapkan sistem kerja baru yaitu work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Tujuan kebijakan itu agar ASN dapat mengoptimalkan kapasitas mereka masing-masing.

Baca juga: Rencana Elon Musk Akuisisi Twitter, Ini Pandangan Dosen Unair

Adanya rencana itu ditanggapi langsung oleh Pakar Kebijakan Publik Unair Gitadi Tegas Supramudyo.

Menurut dia, sistem WFA ini perlu kajian lebih dalam dan kompleks, karena hanya dapat diterapkan untuk jenis pekerjaan tertentu.

"Jenis-jenis pekerjaan itu tentu harus sudah diinventarisasi atau dipetakan jobdesk-nya, tolok ukur kinerjanya, serta mekanisme insentif-disinsentifnya secara menyeluruh," ucap dia melansir laman Unair, Kamis (19/5/2022).

Aturan WFA ini nantinya hanya berlaku untuk ASN yang bekerja dalam bidang administratif.

Namun, mereka yang harus berasosiasi dengan publik tetap harus work from home (WFO).

Berkaitan dengan hal itu, Dosen Ilmu Administrasi Publik itu mengaku WFA pada bidang administrasi akan sangat bergantung pada ketersediaan data dan jaringan yang baik.

Baca juga: Pengamat UGM Komentari Penyesuaian Tarif Listrik Progresif

"Tidak hanya itu, pemerintah juga harus menyiapkan sistem back-up berupa WFO untuk mengantisipasi permasalahan yang mungkin bisa terjadi," ujar dia.

Aturan ASN terapkan WFA harus diikuti kebijakan penunjang

Kemudian, Gitadi berpendapat sistem WFA ini akan adil jika jenis-jenis pekerjaan yang mensyaratkan kehadiran fisik idealnya harus diikuti dengan kebijakan penunjang berupa fasilitas dan insentif yang memadai.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.