Kompas.com - 15/12/2021, 07:34 WIB
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek) mengadakan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Award 2021. Tangkap layar laman ITSDirektorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek) mengadakan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Award 2021.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Salah satu dampak positif adanya pandemi Covid-19 yakni percepatan pemanfaatan teknologi digital pada masyarakat Indonesia.

Termasuk di dunia pendidikan. Pasalnya semua jenjang pendidikan mengoptimalkan adanya teknologi digital dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek) memberikan apresiasi kepada sejumlah perguruan tinggi yang dianggap paling baik dalam mengadakan pembelajaran daring.

Baca juga: Erupsi Gunung Berapi Ciptakan Tanah Subur, Ini Penjelasan Pakar Unpad

ITS raih peringkat pertama SPADA 2021

ITS mendapat penghargaan terbaik pada Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Award 2021 kategori Perguruan Tinggi Terbaik: Dukungan Institusi terhadap Pembelajaran Daring.

Selain ITS, sejumlah perguruan tinggi yang juara dalam kategori ini yakni Universitas Negeri Semarang (Unnes), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Telkom.

Penghargaan ini diberikan kepada perguruan tinggi yang mampu memberikan dukungan terbaik terhadap penyelenggaraan dan pelaksanaan pembelajaran daring.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik, Bagus Jati Santoso mengatakan, ada beberapa kriteria penilaian dalam kategori ini. Di antaranya adalah aktivitas perencanaan, implementasi, evaluasi, dukungan, serta stimulus yang diberikan masing-masing perguruan tinggi dalam penyelenggaraan pembelajaran daring.

Menurut Bagus, dalam menyelenggarakan pembelajaran daring, ITS telah mempersiapkan infrastruktur, perangkat aturan, dan penjaminan mutu yang baik bahkan sebelum memasuki masa pandemi. Bagus menilai bahwa pergeseran menuju pembelajaran daring dapat dilakukan dengan baik.

"Karena kami telah mempersiapkan penyelenggaraan pembelajaran dari sebelum masa pandemi Covid-19. Kondisi ini membuat pergeseran menuju pembelajaran daring secara penuh dapat dilakukan dengan cukup baik," tutur Bagus seperti dikutip dari laman ITS, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Sejak Kapan Rempah Dipakai Rakyat Indonesia? Ini Penjelasan Pakar IPB

Terus tingkatkan kualitas pembelajaran

Bagus mengungkapkan, untuk mendukung kualitas penyelenggaraan pembelajaran daring, ITS juga melakukan beberapa aktivitas insentif.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.