Kompas.com - 15/07/2021, 12:42 WIB
Mahasiswa Universitas Brawijaya membuat inovasi 'Smart Mapping System for The Potential Spread of Covid-19 via CCTV'. Tangkap layar laman Universitas BrawijayaMahasiswa Universitas Brawijaya membuat inovasi 'Smart Mapping System for The Potential Spread of Covid-19 via CCTV'.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menggunakan masker menjadi salah satu upaya untuk mencegah terpapar virus corona. Masker harus selalu dipakai apabila beraktivitas di luar rumah.

Namun demikian, masih ada beberapa masyarakat yang lalai dan tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Untuk membantu pemerintah memantau ketertiban masyarakat dalam penggunaan masker, lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat sebuah inovasi berupa smart CCTV.

Kelima mahasiswa UB yang menggagas inovasi ini yakni Alfian Fitrayansyah, Affan Affandi, Akmal Adnan Attamami, Muchammad Nasyruddin Hakim, dan Muhammad Lutfi Ardiansyah.

Baca juga: UM Surabaya Sediakan 10 Program Beasiswa, Simak Infonya Disini

Manfaatkan Artificial Intelligence (AI)

Di bawah bimbingan dosen UB Raden Arief Setyawan, mereka membuat inovasi 'Smart Mapping System for The Potential Spread of Covid-19 via CCTV on The Road Based on Computer Vision and Artificial Intelligence, Integrateed with Vehicle Number Data'.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu anggota tim ini Nasyruddin Hakim dari jurusan Teknik Sipil menjelaskan, pembuatan inovasi CCTV ini berawal dari keresahan timnya melihat kasus Covid-19 yang semakin meningkat.

Namun kondisi ini tidak dibarengi dengan kepedulian masyarakat terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, khususnya dalam hal penggunaan masker masih kurang.

"Kami memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dipadukan teknologi CCTV," terang Nasyruddin Hakim seperti dikutip dari laman UB, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Mobil Pancanaka Unnes Bertekad Juara di Kontes Mobil Hemat Energi 2021

Pantau ketertiban penggunaan masker

Dia menerangkan, inovasi ini diyakini dapat membantu dalam penanganan kasus penyebaran Covid-19. Karena alat ini bisa menangkap wajah dan plat nomor pengemudi sepeda motor yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

"Hasil foto plat nomor pelanggar tersebut dapat digunakan untuk melacak identitas pelanggar melalui data kepemilikan plat nomor," imbuh dia.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.