Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelatihan Bahasa Korea Gratis Korea Foundation 2022, Tunjangan Rp 12,6 Juta Per Bulan

Kompas.com - 15/07/2021, 10:23 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Korea Foundation kembali membuka program beasiswa pelatihan bahasa Korea melalui Fellowship for Korean Language Training (KLT) 2021.

Sejak 1993, Korea Foundation telah menawarkan program Fellowship for Korean Language Training atau kursus bahasa Korea dalam rangka mempromosikan studi Korea dan kegiatan terkait Korea di luar negeri.

Melansir laman resmi, Korea Foundation telah membuka program pelatihan bahasa Korea untuk tahun 2022.

Pendaftaran berlangsung hingga 31 Agustus 2021. Semua yang mendaftar harus bisa mengerti dan berbicara setidaknya bahasa Korea dasar.

Baca juga: Mahasiswa, Ini 10 Profesi yang Paling Bersinar di Tahun 2025

Cakupan beasiswa

1. Uang sekolah dan biaya lembaga pendidikan.

2. Tunjangan hidup (dibayar setiap bulan):

Sarjana, pemegang gelar BA atau MA atau individu dengan kurang dari tiga tahun pengalaman karier terkait mendapatkan KRW 1.000.000 atau sekitar Rp 12,6 juta per bulan.

Kandidat PhD dan mereka yang memiliki setidaknya tiga tahun pengalaman karier terkait mendapatkan KRW 1,200,000 atau sekitar Rp 15,1 juta per bulan.

3. Tunjangan perjalanan KRW 300.000 atau sekitar Rp 3,7 juta(manfaat satu kali). Namun, tiket pesawat tidak didukung.

4. Asuransi kesehatan (asuransi kecelakaan dan kesehatan yang disediakan oleh perusahaan asuransi Korea).

Baca juga: Cerita Siswi SMK Ranking Ke-33 di Kelas yang Lolos Masuk UI

Durasi pelatihan

Fellowship for Korean Language Training (KLT) berlangsung minimal 6 bulan dan maksimal 1 tahun.

Program akan dimulai pada bulan Maret atau September2022. Apabila penerima beasiswa memiliki nilai yang memuaskan, durasi penerimaan beasiswa akan diperpanjang hingga 2-3 bulan (total maksimal 12 bulan).

Syarat peserta

Program KF Fellowship for Korean Language Training (KLT) memberikan kesempatan bagi siapapun yang mengambil jurusan studi Korea (humaniora, ilmu sosial, dan seni & budaya), atau sedang terlibat dalam penelitian terkait Korea, atau bekerja di bidang terkait Korea dan sesuai dengan salah satu profil berikut dapat mendaftar untuk KLT program, yaitu:

Baca juga: Beasiswa S2 di Kampus Terbaik Australia, Bebas Biaya Kuliah dan Hidup

  • Mahasiswa minimal tahun ketiga (minimal semester 5) / Lulusan S1 yang sedang/telah mengambil jurusan Studi Korea atau bahasa Korea.
  • Mahasiswa Pascasarjana (Master/PhD) yang menempuh jurusan/bidang studi yang berkaitan dengan Korea dengan rencana penelitian yang topiknya berkaitan dengan Korea.
  • Peneliti dosen/profesor universitas yang saat ini mengajar mata kuliah yang berhubungan dengan Korea atau sedang meneliti hal-hal yang berhubungan dengan Korea di universitas atau institusi penelitian (nirlaba, pemerintah, atau milik pemerintah) atau mereka yang mengajar bahasa Korea di lembaga pendidikan tinggi.
  • Profesional yang terlibat dalam aktivitas/pekerjaan yang berkaitan dengan Korea (kurator galeri museum Korea, pustakawan studi Korea di universitas, jurnalis yang menangani urusan terkini di Korea dan lainnya).
  • Mantan Diplomat yang telah menyelesaikan program KF Korean Language and Culture Program for Diplomats dan ingin mengambil lebih banyak kursus yang berfokus pada pelatihan bahasa.

Pendaftaran

Persyaratan lengkap dan pendaftaran dapat dilihat melalui laman Fellowship for Korean Language Training.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com