Kompas.com - 02/07/2021, 16:57 WIB
Peter Jonatan DOK. PRIBADIPeter Jonatan

Oleh: Iwan S. Dani | Pascasarjana ISI Yogyakarta

KOMPAS.com - Musik memiliki dua sisi saling berkelindan dan tak bisa dipisahkan satu dengan lain yakni sisi seni dan sisi sains.

Sisi seni musik adalah sisi di mana musik dipandang sebagai karya seni yang terkait dengan artistik, tipe (genre) musik dan keterampilan bermain musik. Sedangkan pada sisi sains, musik adalah bunyi-bunyian yang memiliki pengaruh pada fisik dan psikis-emosional pendengarnya.

Tidak mudah bagi seseorang menguasai kedua belah sisi musik tersebut karena keduanya sangat kompleks. Kebanyakan orang yang belajar musik akan berat pada satu sisi ketimbang yang lain.

Seorang musisi profesional akan lebih menekankan sisi seni dari musik, menginvestasikan waktunya untuk berlatih dan mengasah kemampuan bermain musik hingga mencapai level virtuoso (sangat mahir).

Sebaliknya seorang terapis musik atau psikolog musik akan lebih banyak belajar sisi sains dari musik karena mereka menggunakan musik sebagai media penyembuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun berbeda cerita bagi seorang berprofesi sebagai komposer musik.

Baca juga: Bangga, Siswa Indonesia Ukir Prestasi 4 Medali Olimpiade Informatika Internasional

Komposer musik adalah seperti seorang chef di dunia kuliner. Jika seorang chef meramu bumbu dan bahan masakan untuk menciptakan sajian makanan maka seorang komposer meramu bunyi-bunyian sehingga menjadi sebuah karya musik.

Untuk bisa menghasilkan sajian musik yang bermakna, seorang komposer harus mempelajari kedua sisi musik.

Dia harus mengerti bagaimana bunyi-bunyian diproduksi lalu digabungkan sehingga terasa "enak" didengar, ini adalah sisi seninya, dan di sisi sains dia harus tahu pengaruh apa yang ingin dia berikan kepada pendengar melalui rangkaian bunyi-bunyian tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.