Ketua DPR: Hardiknas, Kemendikbud Ristek Harus Cermati Angka Putus Sekolah

Kompas.com - 02/05/2021, 10:37 WIB
|

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Salah satu yang terdampak ialah sektor pendidikan. Untungnya, pemerintah dengan cepat mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah.

Hanya saja, ada banyak "PR" dengan konsep atau metode pembelajaran jarak jauh. Salah satu dampaknya ialah efektivitas dari PJJ itu sendiri.

Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk mencermati angka putus sekolah akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Hardiknas: Ki Hajar Dewantara, dari Jebolan Sekolah Dokter hingga Dirikan Perguruan Nasional

Banyak kendala selama pandemi

Menurutnya, Kemendikbud Ristek harus mencari penyebab anak putus sekolah pada masa pandemi.

Peringatan Hardiknas 2021 yang mengambil tema "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar" merupakan momentum tepat untuk memetakan persoalan dan menghadirkan solusinya.

"Apakah karena terkendala pembelajaran jarak jauh (infrastruktur), atau anak berhenti sekolah karena persoalan ekonomi keluarga akibat pandemi," ujar Puan seperti dikutip dari laman DPR RI, Minggu (2/5/2021).

Dikatakan demikian karena pandemi Covid-19 masih berlangsung dan pembelajaran jarak jauh juga masih mungkin diterapkan di sekolah-sekolah.

Tak hanya itu saja, Puan juga meminta Kemendikbud Ristek melakukan pembenahan insfrastruktur kegiatan belajar mengajar.

Baca juga: Hardiknas 2021: Ini 4 Upaya Kemendikbudristek untuk Pendidikan

Saat pandemi ini, pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah.

"Tentu agar merata dan tidak terjadi kesenjangan infrastrukur PPJ atau daring antar daerah dan wilayah," harap Puan.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.