Hardiknas: Ki Hajar Dewantara, dari Jebolan Sekolah Dokter hingga Dirikan Perguruan Nasional

Kompas.com - 02/05/2021, 09:12 WIB
Ki Hajar Dewantara diabadikan 11 Maret 1959, sebulan sebelum meninggal. Dok. KOMPASKi Hajar Dewantara diabadikan 11 Maret 1959, sebulan sebelum meninggal.
|

KOMPAS.com - Siswa atau pelajar Indonesia apakah tahu siapa Suwardi Suryaningrat? Pasti sedikit asing. Tetapi, siapa yang kenal dengan Ki Hajar Dewantara?

Pasti siswa dan sebagian besar masyarakat Indonesia kenal dengan Ki Hajar Dewantara, bapak Pendidikan Nasional Indonesia yang juga Tokoh Pahlawan Pendidikan Indonesia.

Sebenarnya, Ki Hajar Dewantara dan Suwardi Suryaningrat adalah tokoh yang sama. Sebab, Suwardi Suryaningrat adalah nama asli Ki Hajar Dewantara.

Baca juga: Ki Hajar Dewantara Seakan Meneropong Masa Depan, Ada Ucapan Mendasar di Masa Pandemi Ini

Berkat perjuangan dan pemikiran beliau, hari kelahirannya pada 2 Mei ditetapkan menjadi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021.

Melansir laman Direktorat SMP Kemendikbudristek, Sabtu (1/5/2021), berikut informasi mengenai perjuangan dan pemikiran dari Ki Hajar Dewantara pada Hari Pendidikan Nasional 2021 ini.

Meski dikenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia, belum banyak yang mengetahui seperti apa kiprah perjuangan dan pemikiran beliau bagi dunia pendidikan di Tanah Air.

Lahir dari keluarga bangsawan

Raden Mas Suwardi Suryaningrat alias Ki Hajar Dewantara lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Beliau berasal dari keluarga bangsawan.

Ayahnya yang bernama Kanjeng Pangeran Ario Suryaningrat dan ibunya yang bernama Raden Ayu Sandiah merupakan bangsawan Puro Pakualaman Yogyakarta.

Lahir dari keluarga bangsawan tidak serta-merta membuat Suwardi Suryaningrat abai terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Ia memandang politik pemerintah Hindia-Belanda sangat diskriminatif terhadap kaum bumiputera. Oleh karena itu, Suwardi Suryaningrat terus berupaya memperjuangkan hak-hak kesetaraan kaum bumiputera dengan kaum penjajah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.