Kompas.com - 12/03/2021, 09:45 WIB
Kemdikbud melakukan penyesuaian petunjuk teknis (juknis) dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) serta Bantuan Operasional Penyelenggara ( BOP) Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) dan Kesetaraan. bos.kemendikbud.go.idKemdikbud melakukan penyesuaian petunjuk teknis (juknis) dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) serta Bantuan Operasional Penyelenggara ( BOP) Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) dan Kesetaraan.

KOMPAS.com - Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disalurkan langsung lewat rekening satuan pendidikan atau rekening sekolah sejak tahun lalu. Dengan penyaluran lewat rekening, hal ini bisa memperlancar dan mempercepat penyaluran dana BOS.

Namun, banyak sekolah yang diketahui mengganti rekening sekolah mereka secara mandiri. Bahkan, penggantian rekening tersebut tidak dilaporkan atau dilakukan tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah (Pemda).

Sekretaris Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbud, Tora Akadira ada sekitar 26 ribu satuan pendidikan belum lapor rekening sekolah. Sebab, selain belum laporan rekening, ada juga yang rekeningnya bermasalah, lalu ada sekolah yang belum mensinkronkan data Dapodiknya.

Baca juga: Kemendikbud: Tatap Muka, Dana BOS Tidak untuk Swab Test

"Kadang ada yang rekeningnya belum atas nama sekolah, itu harus dibetulkan dan kami berharap Pemda bisa membantu penertiban rekening. Target kami, sampai akhir Maret bisa diperhitungkan kembali penyaluran dana BOS nya," kata dia, dilansir dari Youtube Direktorat Sekolah Dasar. 

Tentu hal ini menjadi bahan evaluasi pihaknya sepanjang tahun 2020 kemarin. Kejadian penggantian rekening nyatanya telah menghambat penyaluran dana BOS itu sendiri.

"Banyak sekolah yang melakukan perubahan rekening tanpa melakukan validasi dari Pemda. Jadi satuan pendidikan itu bisa datang ke bank, menyampaikan ingin perubahan rekening, itu menjadi satu persoalan tersendiri," kata Tora.

Menurutnya hal itu tidak boleh terjadi. Mengingat saat ini peranan rekening sekolah tersebut sangat penting bagi satuan pendidikan guna mendapatkan dana BOS.

Dia menargetkan, pada tahun 2021, seluruh Pemda bisa melaporkan daftar tetap nomer rekening sekolah. Hal ini guna memaksimalkan dana BOS tersalurkan dengan baik.

"Dan di tahun 2022 tidak lagi ada perubahan rekening, untuk mengurangi risiko retur," tutup Tora.

Ia mengatakan, sekolah harus rajin melaporkan rekening sekolah ke Kemendikbud. "Ada wacana, sekolah kami lihat, jika dana tidak dimaksimalkan, maka akan menjadi faktor pengurang di penyaluran dana BOS selanjutnya," jelas dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X