KOMPAS.com - SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim Nomor 1 Tahun 2021 menjadi berita paling populer di kanal edukasi di pertengahan Februari 2021.
SE Mendikbud yang terbit pada 1 Februari 2021 berisi tentang peniadaan ujian nasional (UN) dan ujian kesetaraan serta pelaksanaan ujian sekolah pada masa pandemi Covid-19.
Baca juga: Ada yang Tolak SKB 3 Menteri, Kemendikbud: Kami Hormati
Selain SE Mendikbud, berita terkait kuota gratis Kemendikbud yang akan dilanjutkan kembali di Maret-Mei 2021 juga masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas. Alhasil artikel itu menjadi populer kedua di edukasi Kompas.com.
Masih banyaknya yang membaca berita SE Mendikbud, hal itu membuat berita syarat kelulusan pengganti UN jadi artikel populer yang ketiga.
Berikut beberapa berita populer edukasi sepanjang Senin hingga Kamis (8-11/2/2021):
Mendikbud Nadiem Makarim menyebutkan, ada empat penentu siswa bisa naik kelas dalam ujian akhir semester (UAS) sekolah.
Pertama, portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, misalnya penghargaan dan hasil perlombaan.
Baca juga: KIP Kuliah: Manfaat, Jangka Waktu, Syarat dan Cara Pendaftaran
"Kedua, penugasan. Ketiga, tes secara luring atau daring," kata Nadiem dalam SE Mendikbud, melansir laman Kemendikbud, Jumat (5/2/2021).
Keempat, bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh sekolah.
Untuk berita lengkap terkait 4 penentu siswa naik kelas pada 2021 dari tautan ini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbdud) memastikan program kuota gratis internet akan dilanjutkan.
Namun, ukuran kuota gratis akan diubah dari porsi yang sebelumnya.
"Iya akan dilanjutkan, tapi kita masih merumuskan skema baru agar lebih baik. Namun ukuran (kuota) yang akan kita ubah," ucap Sekjen Kemendikbud Ainun Naim kepada Kompas.com, Jumat (5/2/2021).
Baca juga: Kemendikbud: Sekolah Tingkatkan Takwa Tanpa Paksa Seragam Keagamaan
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.