Subsidi Gaji Guru Honorer Diberikan Bertahap Sampai Akhir November 2020

Kompas.com - 17/11/2020, 16:15 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan bantuan subsidi upah (BSU) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan non PNS di Lingkungan Kemendikbud. Webinar KemendikbudMendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan bantuan subsidi upah (BSU) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan non PNS di Lingkungan Kemendikbud.

KOMPAS.com - Bantuan subsidi upah (BSU) guru, dosen hingga tenaga kependidikan non PNS atau honorer akan diberikan secara bertahap hingga akhir November 2020. Bantuan ini akan diberikan kepada 2,03 juta orang.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Mendikbud Nadiem Makariem dalam acara "Peluncuran Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) Bagi Pendidik dan tenaga Kependidikan Non PNS" lewat sistem daring di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: 2,03 Juta Guru dan Tenaga Pendidik Honorer Dapat Subsidi Gaji

"Bantuan itu disalurkan secara bertahap sampai dengan akhir November. Terkait persyaratan semua harus dipenuhi dan infonya bisa diakses lewat info.gtk.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemdikbud.go.id," ucap Nadiem.

Dia menyebutkan, sebanyak 2,03 juta orang yang akan memperoleh BSU ini, yakni terdiri dari 162.277 dosen pada PTN dan PTS, sebanyak 1.634.832 guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta, serta 237.623 tenaga perpusataan, tenaga laboraturium, dan tenaga administrasi.

"Bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 1,8 juta, yang akan diberikan sekaligus satu kali kepada masing-masing penerima BSU," ucap Nadiem.

Terkait persyaratan untuk menerima BSU Kemendikbud, lanjut dia, yakni mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

"Lalu tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan sampai dengan 1 Oktober 2020, dan tidak menerima kartu prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020," tutur Nadiem.

Pemberian BSU ini, dia menekankan, merupakan hasil kerjasama dan perjuangan bersama Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kemenpan-RB, Komisi X DPR RI, dan dorongan penuh dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: BLT Guru Honorer Rp 1,8 Juta, Berikut 5 Syarat Penerima Bantuan

"Bantuan ini hadir bagi ujung tombak pendidikan kita yaitu para guru honorer dan juga dosen kita yang telah berjuang, khususnya di masa pandemi Covid-19," pungkas Nadiem.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X