Pembukaan Kompetisi Sains Nasional 2020 dan Pesan Semangat Pantang Menyerah

Kompas.com - 13/10/2020, 09:11 WIB
Penyelenggaraan KSN, yang sebelumnya disebut sebagai Olimpiade Sains Nasional (OSN), tahun ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 17 Oktober 2020 secara daring/online. DOK. PUSPRESNAS/KEMENDIKBUDPenyelenggaraan KSN, yang sebelumnya disebut sebagai Olimpiade Sains Nasional (OSN), tahun ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 17 Oktober 2020 secara daring/online.

KOMPAS.com - Pemerataan prestasi siswa di seluruh pelosok tanah air serta tercipta atmosfer berkompetisi dan berprestasi sehat tetap harus dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19. Hal ini menjadi latar belakang  Kompetisi Sains Nasional (KSN) tetap digelar di tahun 2020 ini.

“Tentu semua ini tidak mudah, tapi kebersamaan kita untuk tetap jujur berprestasi ini menegaskan bahwa pandemi tidak mampu memadamkan keinginan kita semua untuk berekspresi dan menjalani hidup lebih baik,” papar Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im dalam sambutan pembukaan KSN jenjang SMA, Senin, 12 Oktober 2020, Bandung.

Kemendikbud melalui Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas) menggelar untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA.

Penyelenggaraan KSN, yang sebelumnya disebut sebagai Olimpiade Sains Nasional (OSN), tahun ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 17 Oktober 2020 secara daring/online, mengingat adanya pandemi Covid-19 dan diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebanyak 898 peserta perwakilan dari 34 provinsi mengikuti sembilan bidang kompetisi, meliputi bidang Matematika (100 peserta), Fisika (100 peserta), Kimia (100 peserta), Biologi (100 peserta), Informatika/Komputer (99 peserta), Astronomi (99 peserta), Ekonomi (100 peserta), Kebumian (100 peserta) dan Geografi (100 peserta).

Baca juga: Berbekal Situs Belajar, 3 Siswa Raih Prestasi di Olimpiade Tuymaada

Semangat "Jujur Itu Juara"

Meski diselenggarakan secara virtual, acara pembukaan KSN tetap meriah, diwarnai dengan penampilan para siswa pemenang lomba bidang vokal Festival dan Lomba Seni Siwa Nasional (FLS2N) 2020.

Kolaborasi mereka membawakan lagu Rayuan Pulau Kelapa secara daring berhasil memukau hadirin. Selain itu, disuguhkan juga sebuah tari kreasi yang dibawakan oleh salah satu pemenang FLS2N bidang tari.

“Dalam seleksi dari tingkat daerah hingga nasional, seluruh proses, mekanisme, kriteria dan pemilihan berhasil kita adaptasi secara online dan virtual, sebagai bentuk adaptasi kebiasaan berprestasi baru,” jelas Asep Sukmayadi, Plt. Kepala Puspresnas.

Kepada para peserta Asep menekankan pentingnya kejujuran di saat pelaksanaan kompetisi secara daring seperti sekarang ini. “Kompetisi dan medali bukanlah segala-segalanya, karena jujur itu juara,” tegasnya.

Asep menjelaskan penyelenggaraan KSN merupakan upaya Puspresnas mengembangkan peserta didik bertalenta dan berkarakter dengan prestasi internasional.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X