Pandemi Covid-19, Rektor IPB: Alumni Harus Wujudkan Kemandirian Pangan

Kompas.com - 22/09/2020, 21:38 WIB
Dorong Pemulihan Ekonom Keluarga di Tengah Pandemii, Emak-Mak Mamasa Gotong Royong Tanam Pangan KOMPAS.COM/JUNAEDIDorong Pemulihan Ekonom Keluarga di Tengah Pandemii, Emak-Mak Mamasa Gotong Royong Tanam Pangan

KOMPAS.com - Rektor Institut Pertanian Bogor ( IPB) University Arif Satria meminta kepada para alumni kampus agar bisa mewujudkan kemandirian pangan di kala pandemi Covid-19. Hal itu dikarenakan sektor agro dan maritim yang masih tumbuh positif di kala pandemi ini.

"Harus menjadi pelopor pembangunan Agro-Maritim 4.0. Sektor itu masih tumbuh poisitif di masa pandemi ini. Dan karenanya harus diwujudkan kemandirian pangan," kata Arif dalam keterangannya, melansir laman IPB, Senin (21/9/2020).

Baca juga: IPB Hadirkan Mata Kuliah Pertanian Inovatif, Majukan Pertanian Bangsa

Sebagai kampus inovasi, Arif pun berharap kepada alumni supaya bisa menjadi sumber inovasi dan inspirasi. Tentunya, berinovasi dengan daya manfaat yang lebih besar lagi.

Adapun kuncinya, lanjut dia, adalah kreativitas, future mindset, kolaborasi, dan berani bermimpi. Dengan bermimpi besar maka akan mampu menghasilkan inovasi besar.

Alumni IPB, juga harus menjadi bagian dari masa depan. Sebab, menciptakan masa depan bisa terjadi bila ada inspirasi dan inovasi.

"Keduanya berasal dari sebuah mimpi. Mimpi tidaklah muncul saat kita tidur, tapi saat kita sadar. Untuk menjadi bagian dari masa depan kita harus fokus pada future practice dan bukan semata best practice. Fokus pada future practice akan menjadikan kita leader dan penentu perubahan. Sebaliknya fokus pada best practice hanya menjadikan sebagai follower semata," tegas Arif.

Demi mewudjukan mimpi besar itu, dia menekankan, para alumni dan mahasiswa IPB harus bekerjasama dalam memiliki 3 future skills, yakni Visi, Strategi, dan Eksekusi, dengan penuh optimis dan percaya diri.

Baca juga: IPB Diminta Kembangkan Singkong dan Sagu di Lahan 32 Ribu Hektar

"Kita perkuat skill leadership, technopreneurship, dan sociopreneurship dalam integrasi kurikulum akademik dan kemahasiswaan. Kita akan hadirkan calon-calon pemimpin bangsa dari kampus terbaik ini. Yakni calon pemimpin yang optimis menjadikan bangsa ini selalu terdepan," tutur Arif.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X