Kompas.com - 21/05/2020, 18:53 WIB
Direktur Pendidikan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Ari Rosandi, S.S., M.Pd. Dok. PribadiDirektur Pendidikan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Ari Rosandi, S.S., M.Pd.

KOMPAS.com - Penghujung Bulan Suci Ramadhan telah tampak di depan mata. Hari Kemenangan Idul Fitri sebentar lagi menyapa.

Hari Kemenangan sejatinya tak hanya dirayakan dengan berjabat tangan atau pulang ke kampung halaman.

Lebih dari itu, Hari Kemenangan perlu dimaknai lebih dalam sebagai sebuah kemenangan dari godaan hawa nafsu, kemenangan hati dari iri maupun dengki, kemenangan lisan dan perbuatan untuk tidak menyakiti, sehingga diri bisa kembali fitri.

Namun, semakin majunya teknologi, "kemenangan" di hari yang fitri bisa menjadi sebuah tantangan. Lisan, tulisan, hingga komentar yang terlontar di media sosial kadang lupa untuk dipertimbangkan.

Baca juga: KIP Kuliah Jalur SBMPN dan SBMPTN 2020 Dibuka, Ini Alur Pendaftaran

Menyoroti beragam fenomena konten media sosial, terutama di kalangan anak muda, yang cenderung kurang empati sehingga rentan menyakiti, Kompas.com menghadirkan IG Live bertema Memaknai Pendidikan Karakter di "Hari Kemenangan" pada Jumat 22 Mei 2020, pukul 11.00 WIB.

Pendidikan karakter yang kini juga menjadi isu besar di dunia pendidikan, dinilai bisa menjadi "modal" anak untuk berkarakter positif dan memiliki akhlak mulia sebagai bekal mencapai "kemenangan" yang utuh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, seperti apakah pendidikan karakter yang perlu ditanamkan orangtua untuk menumbuhkan anak-anak dengan karakter mulia? Bagaimana agar anak memiliki empati agar ia menjadi pribadi yang tidak mudah menyakiti? Sehingga anak bisa memahami makna sesungguhnya dari jiwa yang fitri?

Baca juga: Dibuka, Pendaftaran Beasiswa S1 di 8 Perguruan Tinggi BUMN 2020

Untuk menjawab pertanyaan seputar pendidikan karakter dan kaitannya dengan Hari Raya Idul Fitri, Kompas.com menghadirkan narasumber Direktur Pendidikan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Ari Rosandi, S.S., M.Pd.

Ia mengatakan, saat ini bangsa Indonesia tengah bergeliat menyiapkan sumber daya manusia yang religius, unggul dan berkarakter.

Pendidikan, lanjutnya, menjadi satu jalan utama dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Peradaban yang penuh dengan karakter positif, dibangun dengan fondasi nilai-nilai agama.

Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School sendiri merupakan sekolah yang memberi ruang bagi berkembangnya potensi diri warga sekolah, etos kerja yang kuat dalam merancang dan mengelola sumber daya yang dimiliki, sistem pembelajaran yang didukung dengan perkembangan zaman.

Muara dari usaha-usaha tersebut adalah terwujudnya generasi muda Islam yang aktif mengamalkan ajaran Islam berlandaskan konsep Islam Rahmatan Lil Alamin dengan bekal penguasaan ilmu agama, sains dan sosial yang didapat selama berada di sekolah.

Selain menghadirkan seri live streaming seputar pendidikan, KG Media juga menghadirkan beragam artikel agar keluarga Indonesia tetap teredukasi dari rumah melalui laman www.terhubungdarirumah.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X