Kompas.com - 14/03/2020, 17:21 WIB
Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan berada diantara sejumlah bangku yang kosong saat saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin (1/4/2019) sore. Sedikitnya 200 siswa di sekolah tersebut tidak dapat mengikuti ujian soal Bahasa Indonesia pada hari pertama UNBK karena jaringan komputer terserang virus. ANTARA FOTO/IRSAN MULYADISejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan berada diantara sejumlah bangku yang kosong saat saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin (1/4/2019) sore. Sedikitnya 200 siswa di sekolah tersebut tidak dapat mengikuti ujian soal Bahasa Indonesia pada hari pertama UNBK karena jaringan komputer terserang virus.

KOMPAS.com - Terkait wabah Corona, semua sekolah di DKI Jakarta diliburkan selama 2 (dua) pekan terhitung mulai Senin (16/3/2020) mendatang.

Peliburan tersebut diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan rapat pimpinan seperti yang ditayangkan Kompas TV, Sabtu (14/3/2020).

"Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh dan bagi peserta Ujian Nasional yang akan berlangsung hari Senin besok serta Ujian Sekolah diputuskan juga ditunda," kata Anies.

Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Ade Erlangga Masdiana mengatakan, sesuai dengan otoritas dan sebagaimana diatur dalam UU Otonomi Daerah, pengelolaan sekolah memang berada di pemerintah daerah, yakni Bupati, Walikota, Gubernur.

Baca juga: Orangtua, Ini Panduan Gizi Anak Sekolah untuk Cegah Virus Corona

"Dalam peliburan sekolah tentunya setelah pembahasan secara komprehensif, melibatkan Dinas Pendidikan dan Kesehatan setempat," papar Ade saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Dengan begitu, Ade melanjutkan, UN di luar Jakarta akan tetap berjalan sesuai jadwal selama pemerintah daerah belum memutuskan untuk meliburkan.

"Kecuali kepala daerah menyatakan meliburkan maka akan diberikan jadwal ulang," imbuh Ade.

Terkait peliburan sekolah di DKI Jakarta selama dua pekan, Anies memaparkan sejumlah alasan mengapa keputusan tersebut diambil.

Baca juga: Sekolah DKI Jakarta Diliburkan 2 Minggu, Siswa Belajar Jarak Jauh

Menurutnya, dari berbagai kajian menunjukkan bahwa anak-anak memang tidak banyak terjangkit Covid-19, tetapi anak-anak sekolah bisa menjadi pembawa dan penular virus, dari orang dewasa satu ke orang dewasa lainnya.

"Jadi walaupun anak-anak tidak terjangkit dan angkanya kecil, tetapi mereka bisa menularkan dari pribadi satu ke pribadi lainnya," lanjut Anies.

Alasan kedua ialah kegiatan belajar mengajar sejatinya selalu melibatkan orang dewasa untuk mengantarkan dan menjemput siswa, sehingga meningkatkan intensitas pertemuan antar orang dewasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.