Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Lengser, Trump Berikan Perlindungan Secret Service ke Semua Anaknya

Kompas.com - 21/01/2021, 12:06 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan Presiden AS Donald Trump dilaporkan memberikan perlindungan Secret Service untuk semua anaknya sebelum lengser.

Umumnya, Secret Service atau Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres AS) melindungi anak presiden yang masih berusia 16 tahun.

Namun melalui memorandum yang ditandatangani, Trump juga memberikan penjagaan untuk anak-anaknya yang sudah dewasa.

Baca juga: Kamala Haris Pilih Pioneer sebagai Kode Secret Service Miliknya

Mereka antara lain Ivanka dan suaminya, Jared Kushner, Donald Trump Jr, Eric dan istrinya, Lara, serta Tiffany.

Berdasarkan laporan The Washington Post dan CNN, mereka akan dijaga secara penuh oleh Paspampres hingga enam bulan ke depan.

Diwartakan Business Insider Rabu (20/1/2021), selain anaknya, si mantan presiden juga memberi perlindungan bagi tiga pejabatnya.

Mereka adalah mantan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, eks Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows, dan mantan Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien.

The Post melaporkan, perpanjangan penjagaan itu bisa menguras jutaan dollar dari pajak yang diberikan oleh rakyat AS.

Jumlah itu bisa makin besar seiring kesibukan anak-anak Trump mengelola perusahaan keluarga mereka, Trump Organization.

Baca juga: Trump Diklaim Pakai Secret Service untuk Curangi Pertandingan Golf

"Dari catatan pemerintah, selama 2-17-2019 keluarga Trump melakukan 4.500 perjalanan, dan membuat Secret Service ikut bersama mereka," ulas The Post.

Sebagai mantan Presiden AS, Trump dan istrinya Melania akan mendapatkan perlindungan selama 24 jam seumur hidup.

Barron yang berusia 14 tahun juga diikutkan dalam perlindungan orangtuanya, setidaknya sampai dia mencapai umur 16 tahun.

Baca juga: Telinga Bos Secret Service Diejek dan Dipanggil Dumbo oleh Trump

Eks Wakil Presiden Mike Pence dan Ibu Kedua Karen juga bakal menerima perlindungan selama enam bulan setelah dia lengser.

Presiden 74 tahun itu bukan sosok pertama yang memberikan Paspampres kepada mereka yang seharusnya tak berhak menerimanya.

Mantan Presiden Barack Obama pernah melakukannya untuk dua putrinya, Sasha dan Malia, yang sudah SMA serta kuliah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-807 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Angkat Lagi Mikhail Mishustin | AS Pasok Ukraina Rp 6,4 Triliun

Rangkuman Hari Ke-807 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Angkat Lagi Mikhail Mishustin | AS Pasok Ukraina Rp 6,4 Triliun

Global
ICC Didesak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

ICC Didesak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

Global
143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB, AS dan Israel Menolak

143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB, AS dan Israel Menolak

Global
AS Akui Penggunaan Senjata oleh Israel di Gaza Telah Langgar Hukum Internasional

AS Akui Penggunaan Senjata oleh Israel di Gaza Telah Langgar Hukum Internasional

Global
[POPULER GLOBAL] Netanyahu Tanggapi Ancaman Biden | Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza Gagal

[POPULER GLOBAL] Netanyahu Tanggapi Ancaman Biden | Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza Gagal

Global
Saat Dokter Jantung Ladeni Warganet yang Sebut Non-Perokok sebagai Pecundang...

Saat Dokter Jantung Ladeni Warganet yang Sebut Non-Perokok sebagai Pecundang...

Global
Agungkan Budaya Gila Kerja, Petinggi Mesin Pencari Terbesar China Malah Blunder

Agungkan Budaya Gila Kerja, Petinggi Mesin Pencari Terbesar China Malah Blunder

Global
Karyawan Ini Nekat Terbang Sebentar ke Italia demi Makan Pizza, Padahal Besok Kerja

Karyawan Ini Nekat Terbang Sebentar ke Italia demi Makan Pizza, Padahal Besok Kerja

Global
Warga Israel Bakar Kompleks Gedung UNRWA di Yerusalem Timur

Warga Israel Bakar Kompleks Gedung UNRWA di Yerusalem Timur

Global
100.000 Orang Terpaksa Tinggalkan Rafah Gaza di Bawah Ancaman Serangan Darat Israel

100.000 Orang Terpaksa Tinggalkan Rafah Gaza di Bawah Ancaman Serangan Darat Israel

Global
Jeda Pengiriman Senjata AS Tak Berdampak, Israel Terus Gempur Rafah

Jeda Pengiriman Senjata AS Tak Berdampak, Israel Terus Gempur Rafah

Global
Kontestan Israel Lolos ke Final Kontes Lagu Eurovision, Tuai Kecaman

Kontestan Israel Lolos ke Final Kontes Lagu Eurovision, Tuai Kecaman

Global
Selama 2024, Heatstroke di Thailand Sebabkan 61 Kematian

Selama 2024, Heatstroke di Thailand Sebabkan 61 Kematian

Global
Mesir Ungkap Kunci Hamas dan Israel jika Ingin Capai Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Mesir Ungkap Kunci Hamas dan Israel jika Ingin Capai Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Global
Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Kairo Berakhir Tanpa Kesepakatan

Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Kairo Berakhir Tanpa Kesepakatan

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com