Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Mitologi Kuno Gerhana Matahari di Berbagai Negara

Kompas.com - 08/04/2024, 18:00 WIB
Alinda Hardiantoro,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gerhana Matahari total adalah salah satu fenomena astronomi yang menarik perhatian.

Fenomena itu terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada di garis lurus, sehingga menimbulkan bayangan yang disebut umbra.

Bagian permukaan Bumi yang terjadi gerhana Matahari akan menjadi lebih gelap layaknya fajar atau senja hari.

Menurut NASA, umat manusia pertama kali mengalami gerhana Matahari pada 30 November 3340 Sebelum Masehi (SM) tepatnya di Megalitik Loughcrew, Country Meath, Irlandia.

Fenomena itu diukir dalam pahatan batu melingkar yang tumpang tindih atau disebut petroglif. Tampak gambar bulan menghalangi Matahari yang menurut "archaeoastronomer" dari Irlandia, Paul Griffin bertepatan dengan gerhana Matahari saat itu.

Sejak saat itu, muncul sejumlah mitologi kuno terkait fenomena gerhana Matahari. Apa saja?

Baca juga: Link Live Streaming Gerhana Matahari Total 8 April 2024

Gerhana Matahari dalam mitologi dunia

Berikut sejumlah mitologi kuno yang berkaitan dengan gerhana Matahari:

1. China

Menurut mitologi China, diyakini Matahari telah dimakan oleh seekor naga dan menjadi pertanda bahwa hal buruk akan terjadi.

Untuk menakut-nakuti naga dan menyelamatkan Matahari, orang-orang akan menabuh genderang dan mengeluarkan suara keras saat terjadi gerhana.

Dilansir dari Britannica, mitos tersebut ditemukan pada ukiran pecahan kulit penyu yang dikenal sebagai tulang ramalan sekitar tahun 1200 SM.

Setelah dipelajari oleh astronom NASA, diketahui bahwa ukiran tersebut berbunyi, "Matahari telah dimakan".

Peneliti juga menemukan catatan gerhana di kawasan tersebut yang berasal dari tahun 1226 SM, 1198 SM, 1172 SM, 1163 SM, dan 1161 SM.

Baca juga: Puncak Gerhana Matahari Total Bisa Dipantau Selasa Pukul 01.07 WIB

2. India

Mitologi Hindu kuno menjelaskan legenda tentang gerhana Matahari.

Menurut legenda di India, setan licik bernama Rahu berusaha meminum nektar para dewa untuk mencapai keabadian.

Dia akan menyamar sebagai wanita dan berusaha menghadiri perjamuan para dewa. Namun, aksinya diketahui oleh Wisnu.

Halaman:

Terkini Lainnya

Beda Pandangan Timwas Haji DPR dan Kemenag soal Kuota Tambahan Haji Plus 2024

Beda Pandangan Timwas Haji DPR dan Kemenag soal Kuota Tambahan Haji Plus 2024

Tren
Kucing Langka Lynx Iberia Tak Lagi Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

Kucing Langka Lynx Iberia Tak Lagi Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

Tren
Cara Mengurus KTP Hilang secara Online dan Offline, Tak Perlu Surat Pengantar

Cara Mengurus KTP Hilang secara Online dan Offline, Tak Perlu Surat Pengantar

Tren
Jadwal, Link, dan Daftar PTN yang Buka Ujian Mandiri Online

Jadwal, Link, dan Daftar PTN yang Buka Ujian Mandiri Online

Tren
Profil Tanri Abeng, Mantan Menteri Era Soeharto-Habibie yang Meninggal Dunia

Profil Tanri Abeng, Mantan Menteri Era Soeharto-Habibie yang Meninggal Dunia

Tren
Benarkah Kedaluwarsa Kosmetik yang Sudah Dibuka Menyesuaikan PAO? Ini Kata BPOM

Benarkah Kedaluwarsa Kosmetik yang Sudah Dibuka Menyesuaikan PAO? Ini Kata BPOM

Tren
Ibu Hamil Disebut Perlu Hindari Makanan Laut agar Anak Tidak Autis, Ini Kata Ahli

Ibu Hamil Disebut Perlu Hindari Makanan Laut agar Anak Tidak Autis, Ini Kata Ahli

Tren
Bolehkah Bayar Tol Pakai Kartu e-Toll Pengendara Lain? Ini Kata Jasa Marga

Bolehkah Bayar Tol Pakai Kartu e-Toll Pengendara Lain? Ini Kata Jasa Marga

Tren
Bantu Kontrol Gula Darah, Kenali 4 Efek Samping Kulit Manggis

Bantu Kontrol Gula Darah, Kenali 4 Efek Samping Kulit Manggis

Tren
Kenisbian Semantika Lagi dan Sedang

Kenisbian Semantika Lagi dan Sedang

Tren
7 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Tawar Setiap Hari

7 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Tawar Setiap Hari

Tren
Rekrutmen KAI Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Rekrutmen KAI Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Tren
BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Juni 2024

BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 Juli | Alasan Pagi Hari Dingin Saat Musim Kemarau

[POPULER TREN] Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 Juli | Alasan Pagi Hari Dingin Saat Musim Kemarau

Tren
Catat, 34 Jalan Ditutup saat Jakarta International Marathon 2024, Mana Saja?

Catat, 34 Jalan Ditutup saat Jakarta International Marathon 2024, Mana Saja?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com