Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Faktor yang Meningkatkan Risiko Penyakit Asma

Kompas.com - 01/02/2023, 07:15 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Asma adalah penyakit yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas.

Asma dapat menyerang siapapun tanpa memandang usia. Namun seringnya dimulai pada masa kanak-kanak, meski dalam beberapa kasus asma pertama kali muncul saat dewasa.

Saat ini asma belum ada obatnya, namun ada perawatan sederhana yang dapat membantu mengendalikan gejala sehingga tidak berdampak besar pada hidup Anda.

Baca juga: Tanaman Hias yang Cocok untuk Penderita Asma, Apa Saja?

Dilansir dari laman NHS, orang dengan asma diketahui mengalami pembengkakan (radang) dan saluran udara sensitif yang menjadi sempit.

Penyempitan saluran udara tersebut akibat tersumbat oleh lendir yang lengket sebagai respons terhadap pemicu tertentu.

6 faktor yang meningkatkan risiko penyakit asma

Sejumlah hal berikut menjadi faktor yang dapat meningkatkan peluang seseorang terkena asma.

  • Memiliki kondisi yang berhubungan dengan alergi, seperti eksim, alergi makanan atau demam
  • Memiliki riwayat keluarga asma atau kondisi atopik
  • Menderita bronkiolitis, infeksi paru-paru anak yang umum
  • Terkena paparan asap rokok sejak kecil
  • Ibu merokok selama kehamilan
  • Lahir prematur (sebelum 37 minggu) atau dengan berat lahir rendah

Baca juga: 6 Fakta Penyakit Asma yang Penting Diketahui

Beberapa orang mungkin juga berisiko terkena asma melalui pekerjaan mereka.

Ada pula beberapa hal yang bisa memicu gejala asma, antara lain:

  • Infeksi seperti pilek dan flu
  • Alergi, seperti serbuk sari, tungau debu, bulu atau bulu binatang
  • Asap dan polusi
  • Obat-obatan, terutama obat penghilang rasa sakit anti-inflamasi seperti ibuprofen dan aspirin
  • Emosi, termasuk stres, atau tawa
  • Cuaca, seperti perubahan suhu yang tiba-tiba, udara dingin, angin, badai petir, panas dan kelembapan
  • Cetakan atau lembap

Baca juga: 7 Alasan Diet, Kurangi Risiko Asma, Diabetes, hingga Tidur Nyenyak

Tanda dan gejala asma

Ilustrasi sesak napas.Shutterstock/New Africa Ilustrasi sesak napas.

Dilansir dari laman Mayoclinic, gejala asma bervariasi untuk setiap orangnya. Ada yang terkena asma dan mengalami gejala hanya pada waktu tertentu. Ada pula yang mengalami gejala sepanjang waktu.

Tanda dan gejala asma meliputi:

  • Sesak napas
  • Sesak atau nyeri dada
  • Mengi saat menghembuskan napas, yang merupakan tanda umum asma pada anak-anak
  • Kesulitan tidur yang disebabkan oleh sesak napas, batuk atau mengi
  • Serangan batuk atau mengi yang diperparah oleh virus pernapasan, seperti pilek atau flu

Baca juga: Cara Meredakan Sesak Napas Saat Asam Lambung Naik

Tanda-tanda bahwa asma Anda mungkin memburuk, meliputi:

  • Tanda dan gejala asma yang lebih sering dan mengganggu
  • Meningkatkan kesulitan bernapas, yang diukur dengan alat yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru Anda bekerja (pengukur aliran puncak)
  • Kebutuhan untuk menggunakan inhaler bantuan cepat lebih sering

Bagi sebagian orang, tanda dan gejala asma muncul dalam situasi tertentu:

  • Asma akibat olahraga, yang mungkin lebih buruk saat udara dingin dan kering
  • Asma akibat kerja, dipicu oleh iritasi di tempat kerja seperti asap kimia, gas, atau debu
  • Asma akibat alergi, dipicu oleh zat yang terbawa udara, seperti serbuk sari, spora jamur, kotoran kecoa, atau partikel kulit dan air liur kering yang ditumpahkan oleh hewan peliharaan (bulu hewan peliharaan)

Baca juga: Hati-hati, Anak Obesitas Rentan Asma

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 8 Penyebab Sesak Napas Saat Tidur Malam

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Tren
Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim 'Cone'

Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim "Cone"

Tren
4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

Tren
Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Tren
7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

Tren
Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Tren
Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Tren
Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Tren
Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Tren
KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

Tren
Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Tren
Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Tren
Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Tren
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Tren
Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com