Media Asing Soroti Penanganan Corona di Indonesia, Epidemiolog: Harus Jadi Evaluasi

Kompas.com - 30/07/2021, 15:30 WIB
Pantauan udara makam korban Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (23/7/2021). Pasien yang meninggal dunia bertambah 1.566, sekaligus rekor tertinggi sejak pandemi. Dengan demikian, total kasus kematian Covid-19 tembus 80.598 orang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPantauan udara makam korban Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (23/7/2021). Pasien yang meninggal dunia bertambah 1.566, sekaligus rekor tertinggi sejak pandemi. Dengan demikian, total kasus kematian Covid-19 tembus 80.598 orang.

KOMPAS.com - Setelah lebih dari 1,5 tahun pandemi Covid-19, sejumlah negara yang berhasil mengendalikan virus, mulai beradaptasi menuju new normal. 

Hal itu seiring dengan melandainya kasus penularan dan semakin tingginya persentase populasi yang menjalani vaksinasi. 

Beberapa negara dinilai menjadi tempat terbaik dan warganya bisa kembali beraktivitas seperti sebelum adanya pandemi. 

Baca juga: Bloomberg: Indonesia Posisi Terbawah Ketahanan Covid-19 Periode Juli

Peringkat Ketahanan Covid

Peringkat negara ketahanan Covid-19 yang dirilis media asing Bloomberg bulan Juli 2021. Bloomberg Peringkat negara ketahanan Covid-19 yang dirilis media asing Bloomberg bulan Juli 2021.

Media asing Bloomberg memberikan peringkat teratas kepada Norwegia, Swiss, dan Selandia Baru sebagai negara terbaik dalam mengatasi pandemi. 

Beberapa indikator yang digunakan dalam Peringkat Ketahanan Covid di antaranya cakupan vaksinasi, dampak dari penguncian, jumlah korban meninggal, dan kesiapan membuka kembali aktivitas 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, Indonesia berada di tempat terbawah sebagai negara dengan ketahan Covid-19 paling buruk periode Juli 2021.

Indonesia dinilai paling buruk daam menangani pandemi, serta paling tidak siap apabila akan membuka kembali perbatasannya. 

Peringkat yang dirilis Bloomberg pada Rabu (28/7/2021) itu, melibatkan 53 negara ekonomi utama dunia.

Bloomberg menyoroti tingginya angka kematian harian dan pasokan vaksin yang tak mampu memenuhi kebutuhan populasi.

Kondisi yang sama juga dihadapi oleh negara peringkat paling bawah lainnya, seperti Malaysia, Filipina, dan Bangladesh.

Baca juga: Update Corona 30 Juli: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 Melonjak, RS di Thailand Kekurangan Tempat Tidur

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.