Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mendapatkan Subsidi Listrik PLN Bulan Mei 2021

Kompas.com - 01/05/2021, 09:25 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah kembali memperpanjang pemberian subsidi tarif listrik PLN kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

Masa perpanjangan itu berlaku April-Juni 2021. Dalam 3 bulan tersebut, pelanggan listrik golongan tertentu akan mendapat bantuan subsidi dari Pemerintah berupa pemotongan tarif listrik.

Pemberian subsidi ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarkat yang kurang mampu, meningkatkan daya beli, dan mendorong masyarakat juga para pelaku usaha tetap produktif di tengah masa sulit ini. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PLN (@pln_id)

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PLN (@pln_id)

Baca juga: Subsidi Listrik Mei 2021 dan Cara Mendapatkannya

Golongan penerima subsidi dan besarannya

Mengacu pada informasi yang disampaikan PLN melalui Instagram @pln_id, golongan pelanggan yang akan nenerima bantuan subsidi tarif listrik dari Pemerintah adalah sebagai berikut:

1. Rumah Tangga Daya 450 VA (R1/450 VA)
2. Bisnis Kecil Daya 450 BA (B1/450 VA)
3. Industri Kecil Daya 450 VA (I1/450 VA)
4. Rumah Tangga Daya 450 VA bersubsidi (R1/900 VA)

Namun, pada subsidi untuk periode ini ada sejumlah perbedaan jika dibandingkan dengan program subsidi periode sebelumnya.

Berdasarkan surat dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), besaran subsidi pada periode April-Juni adalah separuh dari periode sebelumnya, sehingga besaran subsidi yang akan diterima adalah sebagai berikut:

1. Rumah Tangga Daya 450 VA (R1/450 VA) - diskon 50 perseni
2. Bisnis Kecil Daya 450 BA (B1/450 VA) - diskon 50 persen
3. Industri Kecil Daya 450 VA (I1/450 VA) - diskon 50 persen
4. Rumah Tangga Daya 450 VA bersubsidi (R1/900 VA) - diskon 25 persen. 

Baca juga: Cara Mengecek Perkiraan Tagihan Listrik Bulan Depan di PLN Mobile

Cara akses subsidi

Berbeda denan periode sebelumnya di mana pelanggan harus mengakses token gratis untuk mendapatkan subsidi tarif listrik, maka kali ini hal itu tidak lagi perlu dilakukan.

Pelanggan akan menerima subsidi sebesar yang telah ditentukan berdasarkan golongannya, secara otomatis.

Bagi pelanggan yang menggunakan listrik reguler atau pascabayar, maka diskon akan langsung dimasukkan saat melakukan pembayaran rekening listrik.

Sementara bagi pelanggan prabayar, diskon akan otomatis diberikan saat melakukan pembelian token.

Baca juga: Tak Gratis Lagi, Begini Cara agar Tetap Dapat Diskon Listrik PLN

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PLN (@pln_id)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia 17-18 April 2024

Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia 17-18 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Kata Ahli Hukum soal Istri TNI Terjerat UU ITE Ungkap Suami Selingkuh | NIK Jakarta yang Dinonaktifkan Pekan Ini

[POPULER TREN] Kata Ahli Hukum soal Istri TNI Terjerat UU ITE Ungkap Suami Selingkuh | NIK Jakarta yang Dinonaktifkan Pekan Ini

Tren
Menanti Tol Solo-Yogyakarta, Penghubung Dua Kota Mataram, Dukung Perekonomian Lokal

Menanti Tol Solo-Yogyakarta, Penghubung Dua Kota Mataram, Dukung Perekonomian Lokal

Tren
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2024 dan Keutamaannya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2024 dan Keutamaannya

Tren
Penelitian Mengungkap Anggapan Masyarakat Mesir Kuno tentang Galaksi Bima Sakti

Penelitian Mengungkap Anggapan Masyarakat Mesir Kuno tentang Galaksi Bima Sakti

Tren
Manfaat Kelapa Bakar, Apa Bedanya dengan Diminum Langsung?

Manfaat Kelapa Bakar, Apa Bedanya dengan Diminum Langsung?

Tren
Catat, Ini 10 Ponsel Pintar dengan Radiasi Tertinggi

Catat, Ini 10 Ponsel Pintar dengan Radiasi Tertinggi

Tren
Pedagang Taoge di Garut Disebut Jadi Tersangka Usai Membela Diri dan Lawan Preman, Ini Faktanya

Pedagang Taoge di Garut Disebut Jadi Tersangka Usai Membela Diri dan Lawan Preman, Ini Faktanya

Tren
Daftar 60 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024, Ada Kampusmu?

Daftar 60 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024, Ada Kampusmu?

Tren
Remaja Siksa Anjing hingga Mati di Jember, Polisi: Masih dalam Proses Penyelidikan

Remaja Siksa Anjing hingga Mati di Jember, Polisi: Masih dalam Proses Penyelidikan

Tren
Daftar Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol, Apa Saja?

Daftar Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol, Apa Saja?

Tren
Gunung Vesuvius yang Lenyapkan Kota Kuno Pompeii Berpotensi Meletus Lagi, Kapan Terjadi?

Gunung Vesuvius yang Lenyapkan Kota Kuno Pompeii Berpotensi Meletus Lagi, Kapan Terjadi?

Tren
Pemimpin Dunia Minta Israel Tak Balas Serangan Iran, Ini Alasannya

Pemimpin Dunia Minta Israel Tak Balas Serangan Iran, Ini Alasannya

Tren
Mengenal 'Holiday Paradox', Saat Waktu Liburan Terasa Lebih Singkat

Mengenal "Holiday Paradox", Saat Waktu Liburan Terasa Lebih Singkat

Tren
Mengenal Amicus Curiae, Dokumen yang Diserahkan Megawati ke MK Terkait Sengketa Pilpres 2024

Mengenal Amicus Curiae, Dokumen yang Diserahkan Megawati ke MK Terkait Sengketa Pilpres 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com