Kasus WNA Keluyuran, PHRI Coret Apartemen Oakwood dari Daftar Tempat Karantina

Kompas.com - 01/05/2021, 07:52 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, PHRI telah mencoret Apartemen Oakwood, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara sebagai tempat rujukan karantina.

Pencoretan Apartemen Oakwood dari daftar tempat karantina karena adanya warga negara asing (WNA) yang menjalani karantina kesehatan di tempat tersebut, bebas berkeliaran.

"Itu Apartemen Oakwood, Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara sudah kami coret dari list untuk hotel repatriasi. Jadi kita enggak pernah main-main sama masalah karantina ya," ujar Haryadi, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/4/2021) malam.

Dengan dicoretnya Apartemen Oakwood, kini jumlah hotel yang direkomendasi sebagai tempat rujukan karantina berjumlah 26, dari total awal sebanyak 37.

Baca juga: Twit Viral WNA Keluyuran Saat Karantina, Ini Tanggapan Ketua Satgas Covid-19

Hariadi mengatakan, PHRI menyesalkan adanya pihak hotel yang tidak serius menjalankan standar karantina yang telah ditetapkan sejak awal.

"Kejadian ini disesalkan ya, teman-teman hotel ini enggak serius, intinya itu. Sudah dibilangin ini kan masalahnya karantina ya, karantina itu mempunyai standar khusus, orang enggak boleh ke mana-mana," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang terjadi dalam proses karantina di Apartemen Oakwood, lanjut Hariadi, tidak dilakukan pengawasan dengan benar.

Celah itu dimanfaatkan oleh para WNA seakan-akan menunjukkan kepada dunia luar bahwa karantina di Indonesia tidak terlalu ketat.

"Orang-orang sekarang itu kan senangnya ber-medsos, mungkin mereka mau pamer, nih lihat nih di Indonesia karantinanya lemah," ucap Hariadi.

Baca juga: Hotel Masuk Daftar Tempat Wajib Bayar Royalti Lagu, Ini Respons PHRI

Ia menyebutkan, PHRI telah berulang kali mengingatkan kepada seluruh hotel yang ditunjuk sebagai tempat karantina untuk melakukan pengawasan dengan ketat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X