Gambaran Kengerian "Tsunami" Covid-19 yang Hantam India

Kompas.com - 26/04/2021, 17:30 WIB
Seorang anggota keluarga memakai alat pelindung diri (APD) di sebelah jenazah seorang wanita, yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) sebelum dikremasi, di krematorium, New Delhi, India, Sabtu (24/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/ADNAN ABIDISeorang anggota keluarga memakai alat pelindung diri (APD) di sebelah jenazah seorang wanita, yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) sebelum dikremasi, di krematorium, New Delhi, India, Sabtu (24/4/2021).

KOMPAS.com - India dihantam kengerian dengan lonjakan kasus Covid-19.

Peningkatan kasus corona di India, lima hari hingga Senin (26/4/2021), mencetak rekor tertinggi dunia.

Dikutip dari CNA, terdapat 352.991 kasus baru dalam satu hari terakhir, sehingga kasus total di India telah melampaui 17 juta.

Angka kematian akibat Covid-19 juga melonjak 2.812 kasus menjadi total 195.123 kasus.

Baca juga: Kondisi Covid-19 India Kian Memburuk: Rumah Sakit Penuh, Oksigen Langka

Kondisi di India memburuk

Foto pada 23 April 2021 menunjukkan tim medis membawa pasien setelah kebakaran di Rumah Sakit Covid-19 Vijay Vallabh di Virar, dekat Mumbai, India. Saat ini, India berjibaku melawan gelombang kedua virus corona yang begitu cepat penularannya.AP PHOTO/Rajanish Kakade Foto pada 23 April 2021 menunjukkan tim medis membawa pasien setelah kebakaran di Rumah Sakit Covid-19 Vijay Vallabh di Virar, dekat Mumbai, India. Saat ini, India berjibaku melawan gelombang kedua virus corona yang begitu cepat penularannya.
Rumah sakit dan para tenaga medis kewalahan menerima dan merawat pasien.

Mereka bahkan mengeluarkan pemberitahuan khusus tak dapat menangani pasien yang terburu-buru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasokan oksigen habis. Orang-orang mendirikan tandu dan tabung oksigen di luar rumah sakit, meminta perawatan ke pihak berwenang.

Melansir BBC, (26/4/2021), rumah sakit yang penuh baik di Delhi, maupun kota lain seperti Noida, Lucknow, Allahabad, dan Indore.

Tidak ada tempat tidur pasien yang tersisa dan banyak pasien yang harus berbagi kasur dengan pasien yang lain. Ada yang tidur dengan kepala bersebelahan.

Ada yang tidur saling berbalik, dengan posisi kepala di atas, satu lagi di posisi bawah.

Banyak penderita Covid-19 tidak mendapatkan ruangan di rumah sakit, hingga banyak dari mereka meninggal di area parkir.

Mereka meninggal di saat menunggu kamar kosong yang mereka harapkan bisa ditempati.

Baca juga: Situasi India Saat Ini: Orang-orang Sekarat, Kondisi Tak Terkendali...

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X