Mengenal Aplikasi BiP yang Dilirik Pengguna WhatsApp Selain Telegram

Kompas.com - 20/01/2021, 17:05 WIB
Ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp Nikkei AsiaIlustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp

KOMPAS.com - Aplikasi BiP mendapatkan popularitas mendadak di internet setelah pengguna WhatsApp mulai mencari alternatif lain yang layak.

Hingga 16 Januari 2021, aplikasi perpesanan yang dikembangkan oleh operator telepon seluler Turkcell itu telah diunduh oleh lebih dari 50 juta pengguna di seluruh dunia, menurut appstore Google.

Baca juga: Berikut Sederet Aplikasi Pesan Selain WhatsApp, Apa Saja?

Lantas, apa itu aplikasi BiP?

Melansir Republic World, 14 Januari 2021, BiP adalah platform perpesanan Turki.

Aplikasi ini telah mendapatkan popularitas yang luas di negara tersebut setelah pengenalan T&C baru dan kebijakan privasi dari WhatsApp.

Ada juga berbagai laporan yang mengklaim bahwa Kantor Komunikasi Kepresidenan Turki dan kementerian pertahanan negara telah mulai memindahkan grup obrolan mereka ke aplikasi BiP yang dikembangkan secara lokal.

Baca juga: Dilirik Pengguna WhatsApp, Apa Itu Aplikasi Signal?

Aplikasi BIP mengiklankan dirinya sebagai platform komunikasi yang aman dan mudah digunakan yang tersedia secara gratis.

Orang dapat menggunakan aplikasi ini untuk melakukan panggilan suara dan video, berbagi gambar, video, dan lokasi mereka dengan pengguna lain.

Platform tersebut mengklaim menawarkan pengalaman komunikasi yang mulus kepada pengguna dan juga memiliki serangkaian fitur utilitas.

Baca juga: Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Mulai 8 Februari 2021, Haruskah Pengguna Setuju?

Menerjemahkan lebih ke 100 bahasa

Selain itu aplikasi ini juga dapat menerjemahkan pesan ke lebih dari 100 bahasa, berbagi opsi penyesuaian, panggilan video grup hingga 10 orang, dan lainnya.

Fitur lain yang sangat dipromosikan oleh pembuatnya termasuk kemampuan untuk merinci cuaca dan nilai tukar.

Melansir Anadolu Agency, 18 Januari 2021, aplikasi ini mulai menarik perhatian warga Indonesia.

Baca juga: Curhatan Seorang Guru di Tengah Pandemi Corona...

Menurut guru di Jawa Tengah, Heriyanto, aplikasi ini cocok untuk menjalankan bisnis.

Dia mengatakan BiP memungkinkan berlangganan berbagai saluran.

Heriyanto mulai menggunakan aplikasi tersebut karena memiliki layanan video call berkualitas tinggi yang lebih baik daripada WhatsApp.

Wartawan asal Surabaya, Muhammad Nashir, mengatakan aplikasi tersebut menarik karena memiliki banyak fitur seperti mode gelap dan mengajak pengguna untuk mengobrol dengan memberikan notifikasi obrolan acak kepada pengguna baru.

Baca juga: 6 Cara Membuat Format Tulisan Unik di WhatsApp

Dianggap lebih baik

Sementara itu menurut seorang ahli anestesiologi di Provinsi Jambi, Ahmad Faishal Fahmi, BiP memiliki kualitas video dan font yang lebih baik sehingga lebih mudah dibaca daripada WhatsApp.

Namun, ia mencatat, masih sulit bagi beberapa nomor operator untuk mengirimkan SMS verifikasi guna mendaftarkan akun.

Selain itu belum ada fitur format teks seperti tebal, miring, dan lain-lain. Fitur siaran langsung YouTube juga belum ada.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: YouTube Diluncurkan, Bagaimana Awal Mulanya?

Melansir laman Digicel, berikut fitur-fitur yang tersedia di BiP:

  1. Panggilan suara dan video berkualitas tinggi hingga 10 orang.
  2. Transfer uang. BiP mengklaim aman, mudah, dan bisa diandalkan.
  3. Punya nomor kedua. Dengan BiP, jika Anda memiliki dua nomor, Anda dapat melakukan panggilan dan mengirim pesan di perangkat yang sama.
  4. Melakukan obrolan rahasia. Pesan yang Anda kirimkan akan hilang dari layar obrolan dalam jangka waktu yang Anda tentukan.
  5. Mengirim stiker yang dirancang khusus untuk BiP.
  6. Berkomunikasi dengan "Kontak Non-BiP" Anda. Anda bisa melakukan SMS atau pesan gratis kepada kontak Anda yang tidak menggunakan BiP.
  7. Melakukan obrolan grup.
  8. Berbagi lokasi.
  9. Minta pesan diterjemahkan dengan BiP translator.
  10. Bermain game.

 Baca juga: 5 Faktor Mengapa Game Bisa Membuat Kecanduan Pemainnya


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X