Menyelamatkan Alam dan Manusia dari Musibah

Kompas.com - 20/01/2021, 11:19 WIB
Banjir Bandang di Puncak Bogor Jawa Barat Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBanjir Bandang di Puncak Bogor Jawa Barat Selasa (19/1/2021).

BANYAK yang saya coba pelajari selama lebih dari tujuh puluh tahun menempuh perjalanan hidup sarat beban kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata, dan darah ini. Antara lain yang saya pelajari adalah apa yang disebut sebagai musibah.

Keniscayaan

Di masa musibah wabah Corona masih merajalela ternyata anekaragam musibah silih berganti menimpa kehidupan sehingga umat manusia seolah sudah jatuh masih tertimpa beraneka-ragam tangga.

Terkesan bahwa apa yang disebut sebagai musibah merupakan bagian hakiki bahkan kodrati melekat pada alam semesta ini.

Setiap saat musibah bukan cuma senantiasa namun niscaya bisa terjadi di alam semesta ini.

Mulai dari meteor menabrak planet sampai ke black hole ganas menelan apa pun di alam semesta. Atau musibah bencana alam mulai dari gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, banjir sampai ke pagebluk virus Corona.

Ada pula musibah buatan manusia seperti perang, pembunuhan manusia oleh manusia, perampokan, pemerkosaan, penganiayaan, penggusuran, penindasan oleh manusia dari manusia terhadap manusia.

Adalah suatu keniscayaan bahwa musibah senantiasa kodrati mengancam umat manusia di planet bumi.

Kesimpulan

Dengan keterbatasan daya pikir saya mencoba secara kelirumologis mau pun alasanologis menelaah apa yang disebut sebagai musibah.

Lalu saya memberanikan diri untuk memetik beberapa kesimpulan yang tentu saja jauh dari sempurna.

Pada hakikatnya, musibah menyadarkan umat manusia termasuk Anda apalagi saya bahwa manusia adalah mahluk yang tidak berdaya melawan alam.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X