Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anjing dan Kucing Bisa Tularkan Bakteri Mematikan, Membuat Manusia Kebal Antibiotik

Kompas.com - 24/04/2024, 18:00 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penelitian menemukan anjing dan kucing peliharaan berpotensi menyebarkan bakteri sangat mematikan yang dapat membuat penderita kebal terhadap antibiotik.

Hasil penelitian tersebut akan diungkapkan dalam kongres Global European Society of Clinical Microbiology and Infectious Diseases (ESCMID) di Barcelona, Spanyol pada 27-30 April 2024.

Pneliti menemukan anjing dan kucing peliharaan di Portugal dan Inggris memiliki bakteri resisten antimikroba (AMR). Bakteri ini resistan terhadap berbagai obat antibiotik.

Anjing dan kucing peliharaan yang terindeksi bakteri ini dapat menularkan ke manusia pemiliknya yang sehat.

Akibatnya, hewan peliharaan ini dapat bertindak sebagai reservoir resistensi dan membantu penyebaran resistensi terhadap obat-obatan penting.

Ini berarti, orang yang sakit dapat sulit disembuhkan dengan obat-obatan saat terinfeksi bakteri resisten antimikroba dari anjing dan kucing yang dipeliharanya.

Baca juga: Benarkah Anjing Dapat Merasakan Gempa Lebih Cepat dari Manusia?


Anjing dan kucing tularkan bakteri

Peneliti utama dari Lab Resistensi Antibiotik Pusat Penelitian Interdisipliner Kesehatan Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan Lisbon University, Juliana Menezes mengungkapkan penelitian ini membuktikan bukan hanya manusia yang bisa menularkan bakteri resistensi antibiotik ke kalangan masyarakat.

“Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penularan bakteri resistensi antimikroba (AMR) antara manusia dan hewan, termasuk hewan peliharaan, sangat penting dalam menjaga tingkat resistensi," ujarnya, diberitakan Scitech Daily.

Juliana menyebut pemahaman terkait penularan dan cara mengatasi bakteri AMR dari hewan peliharaan ke manusia sangat penting untuk memerangi resistensi antimikroba secara efektif pada populasi manusia dan hewan.

Dalam melakukan penelitian, para peneliti menguji sampel tinja, urine, serta mengusap kulit dari anjing dan kucing beserta pemiliknya untuk mengetahui keberadaan Enterobacterales. Keluarga bakteri ini termasuk E. coli dan Klebsiella pneumoniae yang resisten terhadap antibiotik umum.

Studi prospektif longitudinal dilakukan melibatkan lima kucing, 38 anjing, dan 78 manusia dari 43 rumah tangga di Portugal, serta 22 anjing dan 56 manusia dari 22 rumah tangga di Inggris.

Para peneliti fokus pada bakteri yang resisten terhadap kelompok antibiotik sefalosporin generasi ketiga untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk meningitis, pneumonia, dan sepsis, serta karbapenem, yaitu obat terakhir yang digunakan ketika antibiotik lain gagal.

Baca juga: Cara Mengakrabkan Kucing dan Anjing Peliharaan, Berikut Tahapannya

Bakteri dari hewan ke manusia

Kucing dan anjing Kucing dan anjing
Hasil penelitian menunjukkan hewan yang menderita peyakit seperti infeksi kulit, jaringan lunak (SSTI), atau infeksi saluran kemih (ISK) ternyata memiliki bakteri resisten antibiotik. Hal yang sama juga terjadi pada pemiliknya.

Analisis genetik menunjukkan bakteri tersebut sama. Ini menunjukkan bakteri tersebut berpindah antara hewan peliharaan dan pemiliknya.

Bakteri dapat ditularkan antara hewan peliharaan dan manusia melalui belaian, sentuhan, atau ciuman, dan melalui penanganan kotoran.

Halaman:

Terkini Lainnya

Daftar Negara yang Memiliki Hak Veto di Dewan Keamanan PBB

Daftar Negara yang Memiliki Hak Veto di Dewan Keamanan PBB

Tren
Bisakah Peserta BPJS Kesehatan Langsung Berobat ke Rumah Sakit Tanpa Rujukan?

Bisakah Peserta BPJS Kesehatan Langsung Berobat ke Rumah Sakit Tanpa Rujukan?

Tren
Buntut Film Dokumenter “Burning Sun”, Stasiun TV Korsel KBS Ancam Tuntut BBC

Buntut Film Dokumenter “Burning Sun”, Stasiun TV Korsel KBS Ancam Tuntut BBC

Tren
8 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan 2024, Termasuk Scaling

8 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan 2024, Termasuk Scaling

Tren
Gagal Tes BUMN karena Tidak Memenuhi Syarat atau Terindikasi Curang, Apa Penyebabnya?

Gagal Tes BUMN karena Tidak Memenuhi Syarat atau Terindikasi Curang, Apa Penyebabnya?

Tren
Berada di Tingkat yang Sama, Apa Perbedaan Kabupaten dan Kota?

Berada di Tingkat yang Sama, Apa Perbedaan Kabupaten dan Kota?

Tren
Biaya Kuliah UGM Jalur Mandiri 2024/2025, Ada IPI atau Uang Pangkal

Biaya Kuliah UGM Jalur Mandiri 2024/2025, Ada IPI atau Uang Pangkal

Tren
Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Akui Negara Palestina, Israel Marah dan Tarik Duta Besar

Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Akui Negara Palestina, Israel Marah dan Tarik Duta Besar

Tren
Ramai soal Salah Paham Beli Bensin di SPBU karena Sebut Nilai Oktan, Ini Kata Pertamina

Ramai soal Salah Paham Beli Bensin di SPBU karena Sebut Nilai Oktan, Ini Kata Pertamina

Tren
Penjelasan UGM soal UKT Ujian Mandiri UGM 2024 Ada Biaya Uang Pangkal

Penjelasan UGM soal UKT Ujian Mandiri UGM 2024 Ada Biaya Uang Pangkal

Tren
Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur Malam Ini, Pukul Berapa?

Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur Malam Ini, Pukul Berapa?

Tren
Thrifting demi Flexing? Psikografi dan Sisi Lain Penggemar Barang Bekas

Thrifting demi Flexing? Psikografi dan Sisi Lain Penggemar Barang Bekas

Tren
3 Cara Menampilkan Tayangan YouTube dari Ponsel ke Smart TV

3 Cara Menampilkan Tayangan YouTube dari Ponsel ke Smart TV

Tren
45 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2024 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

45 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2024 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Tren
Jarang Disadari, Ini Daftar Ikan Tinggi Natrium yang Patut Diwaspadai Penderita Hipertensi

Jarang Disadari, Ini Daftar Ikan Tinggi Natrium yang Patut Diwaspadai Penderita Hipertensi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com