Kompas.com - 26/07/2020, 13:47 WIB
Rumah Wisnu Widodo di Kabupaten Ponorogo yang dipagar oleh tetangganya dengan tembok bata setinggi 1 meter karena sering menginjak tahi ayam.Meski pengadilan Negeri Ponorogo memenangkan pihak Wisnu, namun  Mistun masih  engan membongkar tembok. KOMPAS.COM/MITARumah Wisnu Widodo di Kabupaten Ponorogo yang dipagar oleh tetangganya dengan tembok bata setinggi 1 meter karena sering menginjak tahi ayam.Meski pengadilan Negeri Ponorogo memenangkan pihak Wisnu, namun Mistun masih engan membongkar tembok.

KOMPAS.com - Media sosial tengah diramaikan adanya kasus pagar tembok setinggi 1 meter yang dibangun oleh M, seorang warga di Ponorogo, Jawa Timur guna membatasi area rumahnya dengan tetangganya, Wisnu. 

Penyebabnya, M mengaku kesal lantaran kerap menginjak kotoran ayam milik Wisnu pada 2017 silam.

Tak lama setelah itu, M membangun pagar tembok di depan rumah Wisnu.

Setelah pagar tembok tersebut dibuat, Wisnu mengalami kesulitan untuk akses keluar-masuk rumah.

Mau tidak mau selama 3 tahun ini ia harus melompati tembok tersebut.

Pemerintah desa pun telah beberapa kali memediasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah. Namun, M bersikukuh kalau tanah tersebut merupakan haknya.

Masalah pembangunan pagar tembok ini juga dibawa ke meja hijau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kronologi Depan Rumah Wisnu Ditutup Pagar Tembok oleh Tetangga, Berawal dari Injak Kotoran Ayam

Lantas, bagaimana tanggapan pakar hukum mengenai hal ini?

Pakar hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Agus Riwanto mengungkapkan, adanya kasus tersebut menunjukkan bahwa budaya tradisi kearifan lokal tepo seliro dan saling menghormati dianggap telah luntur di masyarakat.

Selain itu menurut Agus, permasalahan tersebut seharusnya cukup diselesaikan dengan jalan musyawarah dan tidak sampai ke pengadilan. 

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.